- Pilkades Kedungbanteng 2026-2034\"Dua Hati Satu Tujuan\" Tentukan Arah Pembangunan.
- Aksi Kemanusiaan HUT ke-7 Kogabwilhan II: Sinergi Tanpa Batas TNI, Polri, SAR, dan Mahasiswa di Balikpapan.
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
Geger Warga Rejoso Atas Penemuan Kakek Renta di Area Lahan Tebu

Keterangan Gambar : Mayat seorang kakek ditemukan di sawah tebu
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Bikin geger Warga Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, warga sempat digemparkan dengan penemuan sosok mayat laki - laki di area lahan sawah tebu, jenazah seorang pria tua yang diperkirakan berusia 78 tahun tergeletak terlentang di jalan masuk lahan tebu, Selasa pagi (16/09/25).
Jenazah pria berusia diperkirakan 78 tahunan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani sekitar pukul 07.00 WIB.Menurut Kasi Humas Polres Blitar, IPDA Putut Siswahyudi, jenazah ditemukan dalam kondisi utuh tanpa tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh. Pemeriksaan awal oleh pihak kepolisian dan medis memperkirakan korban meninggal dunia sekitar 5 hingga 6 jam sebelum ditemukan di lokasi.
“Korban dalam kondisi pikun dan sering meninggalkan rumah tanpa pamit,” jelas IPDA Putut. Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa Mbah Samiran sudah tidak kembali selama beberapa hari, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Lainnya :
- Pilkades Kedungbanteng 2026-2034\"Dua Hati Satu Tujuan\" Tentukan Arah Pembangunan.
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
Penemuan jenazah pria tua ini bermula saat petani yang melintas di lahan tebu Desa Rejoso melihat sosok yang tidak bergerak. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa setempat. Tim kepolisian segera menuju lokasi dan memastikan tidak ditemukan adanya luka kekerasan.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Blitar untuk menjalani visum. “Hasil visum sementara menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan, korban diduga meninggal karena sebab alami,” tambah IPDA Putut.
Warga sekitar mengungkapkan bahwa korban bukanlah warga Desa Rejoso, namun sering terlihat mondar-mandir di sekitar TKP. Dari informasi yang didapat polisi, korban adalah warga Donomulyo, Malang, yang mengalami gangguan pikun.(za/mp)

.jpg)

1.jpg)
.jpg)


.jpg)





