Breaking News
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
AKP Novandi Arya Kharisma, Korban Tewas Laka Tunggal Mobil Camry di Kawasan Senen

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil mengindentifikasi satu dari dua korban tewas kecelakaan tunggal mobil Camry di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Korban yakni pria bernama Novandi Arya Kharisma. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, korban Novandi Arya Kharisma adalah anggota Polri berpangkat AKP dan putra dari Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang. “Betul korban adalah putra beliau, jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," terang Sambodo dalam konferensi pers, Selasa (8/2/2022). Sebelumnya dikabarkan, sebuah mobil sedan terbakar setelah menghantam pembatas jalan di kawasan Senen pada Senin (7/2) sekitar pukul 01.00 WIB. Kecelakaan itu mengakibatkan pengemudi dan penumpang mobil sedan meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Sambodo mengatakan, untuk indentifikasi korban lainnya, pihaknya belum mendapatkan hasil. "Satu korban lainnya belum berhasil diidentifikasi jadi kita belum tahu jenis kelaminnya itu laki-laki atau perempuan nanti kalau sudah ada updatenya akan kita sampaikan kepada teman-teman sekalian karena proses identifikasi masih terus berjalan," ujar Sambodo. Dia menambahkan terhadap kasus laka yang menewaskan 2 orang itu tidak menutup kemungkinan akan dihentikan. "Penyidikan tetap berlangsung, dan kemungkinan akan di SP3 karena pengemudi meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan diolah TKP, CCTV dan juga temuan hasil DVI terhadap kedua jenazah tersebut," jelas Sambodo.(*)

.jpg)















