Breaking News
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
AKP Novandi Arya Kharisma, Korban Tewas Laka Tunggal Mobil Camry di Kawasan Senen

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil mengindentifikasi satu dari dua korban tewas kecelakaan tunggal mobil Camry di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Korban yakni pria bernama Novandi Arya Kharisma. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, korban Novandi Arya Kharisma adalah anggota Polri berpangkat AKP dan putra dari Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang. “Betul korban adalah putra beliau, jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," terang Sambodo dalam konferensi pers, Selasa (8/2/2022). Sebelumnya dikabarkan, sebuah mobil sedan terbakar setelah menghantam pembatas jalan di kawasan Senen pada Senin (7/2) sekitar pukul 01.00 WIB. Kecelakaan itu mengakibatkan pengemudi dan penumpang mobil sedan meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Sambodo mengatakan, untuk indentifikasi korban lainnya, pihaknya belum mendapatkan hasil. "Satu korban lainnya belum berhasil diidentifikasi jadi kita belum tahu jenis kelaminnya itu laki-laki atau perempuan nanti kalau sudah ada updatenya akan kita sampaikan kepada teman-teman sekalian karena proses identifikasi masih terus berjalan," ujar Sambodo. Dia menambahkan terhadap kasus laka yang menewaskan 2 orang itu tidak menutup kemungkinan akan dihentikan. "Penyidikan tetap berlangsung, dan kemungkinan akan di SP3 karena pengemudi meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan diolah TKP, CCTV dan juga temuan hasil DVI terhadap kedua jenazah tersebut," jelas Sambodo.(*)




.jpg)



.jpg)








