Breaking News
- Anggota DPRD Barito Utara Semarakkan Safari Ramadhan di Lahei Barat, Pererat Silaturahmi Hingga Pelosok Desa
- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
- PWHI Surati DPKAD Kab.Tangerang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel. Kutabumi
- Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
AKP Novandi Arya Kharisma, Korban Tewas Laka Tunggal Mobil Camry di Kawasan Senen

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil mengindentifikasi satu dari dua korban tewas kecelakaan tunggal mobil Camry di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Korban yakni pria bernama Novandi Arya Kharisma. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, korban Novandi Arya Kharisma adalah anggota Polri berpangkat AKP dan putra dari Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang. “Betul korban adalah putra beliau, jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," terang Sambodo dalam konferensi pers, Selasa (8/2/2022). Sebelumnya dikabarkan, sebuah mobil sedan terbakar setelah menghantam pembatas jalan di kawasan Senen pada Senin (7/2) sekitar pukul 01.00 WIB. Kecelakaan itu mengakibatkan pengemudi dan penumpang mobil sedan meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Sambodo mengatakan, untuk indentifikasi korban lainnya, pihaknya belum mendapatkan hasil. "Satu korban lainnya belum berhasil diidentifikasi jadi kita belum tahu jenis kelaminnya itu laki-laki atau perempuan nanti kalau sudah ada updatenya akan kita sampaikan kepada teman-teman sekalian karena proses identifikasi masih terus berjalan," ujar Sambodo. Dia menambahkan terhadap kasus laka yang menewaskan 2 orang itu tidak menutup kemungkinan akan dihentikan. "Penyidikan tetap berlangsung, dan kemungkinan akan di SP3 karena pengemudi meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan diolah TKP, CCTV dan juga temuan hasil DVI terhadap kedua jenazah tersebut," jelas Sambodo.(*)
















