- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
Sekolah Satu Atap Diresmikan, Atang : Alhamdulillah, Pembangunan Sekolah Baru Berikutnya Harus Dilanjutkan

Keterangan Gambar : Sekolah satu atap diresmikan olehBima Arya dan Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto pada Kamis (21/12).
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Bogor-Pembangunan sekolah satu atap di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal telah rampung dikerjakan. Sekolah ini nantinya akan terdaftar menjadi SDN Kencana 4 dan SMPN 21 Kota Bogor.
Sekolah yang dibangun dengan APBD Kota Bogor ini pun diresmikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto pada Kamis (21/12).
Atang mengaku bersyukur pembangunan sekolah satu atap bisa selesai dan dapat digunakan pada tahun ajaran berikutnya. Sekolah baru ini sudah dinantikan oleh masyarakat Kota Bogor dan diharapkan bisa menjadi solusi bagi persoalan PPDB yang terus berulang setiap tahun.
Baca Lainnya :
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi

"Ini adalah harapan yang begitu lama dari masyarakat Kota Bogor. Memiliki SDN dan SMPN yang merata di berbagai wilayah. Alhamdulilah, saat ini sudah terbangun di wilayah ujung Tanah Sareal," ujar Atang.
Lebih lanjut, Atang menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan harus dilanjutkan. Permasalahan PPDB salah satunya terjadi karena tidak seimbangnya jumlah sekolah negeri di tiap kecamatan.
"PR selanjutnya adalah menyediakan sekolah di wilayah-wilayah yang masih kosong. Pembangunan infrastruktur pendidikan harus dilanjutkan. Baik dalam bentuk sekolah baru maupun perbaikan sekolah yang rusak. DPRD sudah meminta Disdik membuat perencanaan. Harapannya tiap tahun kita bisa membangun satu sekolah baru. Kita ingin pastikan semua anak kota Bogor menamatkan sekolah minimal SMA", jelas Atang.
Setelah melakukan peresmian gedung, Atang bersama Bima dan warga sekitar mengelilingi bangunan sekaligus melihat fasilitas yang ada.
Diketahui, pembangunan sekolah satu atap memakan biaya Rp34,17 miliar yang dianggarkan dari tahun 2020 sampai 2023.
Dengan luas bangunan 4.385 meter persegi, sekolah satu atap terdiri dari 12 Rombel untuk tingkat SD dan 15 Rombel untuk tingkat SMP.
Tahun depan, DPRD Kota Bogor bersama TAPD Kota Bogor telah menganggarkan pembangunan dua unit sekolah baru di tahun depan.
"Tahun depan sudah kita anggarkan, salah satunya di Cimahpar. Semua anak punya hak untuk mendapatkan pendidikan. Insya Allah dengan semangat bersama, kita bisa mengalokasikan penyediaan sekolah dan infrastruktur pendidikan yang memadai bagi anak-anak Kota Bogor", pungkas Atang.(**)









.jpg)






