- Cegah Kemacetan dan Kecelakaan, Kapolres Metro Depok Pimpin Pengaturan Lalu Lintas
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Sinergi TNI-Polri, Koramil 12/Rajeg Bersama Polsek Rajeg Gelar Patroli Antisipasi Begal.
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Perketat di Titik Rawan.
- Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Desa Sumur Bandung.
- PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Mira.
Sekda H Eman Suherman Berikan Apresiasi Budaya Ngelaksa Desa Sunia Baru dan Minta Harus di Lestarikan

Keterangan Gambar : Sekda Kab Majalengka, H Eman Suherman saat di Desa Sunia Baru. Senin, (22/04/2024)
MEGAPOLITANPOS.COM Majalengka - Salah satu desa di Kabupaten Majalengka Jawa Barat yang berada di bawah kaki gunung ciremai dengan topografi bukit serta kultur masyarakat bertani hari ini tampak ramai dengan suasana yang berbeda, yakni Desa Sunia Baru hari ini masyarakat setempat mengelar "Ngalaksa" atau selamatan. Senin, (22/04/2024).
Sesuai namanya, tradisi itu dilestarikan mengingatkan awal lahir dan bentuk penghormatan terhadap dewi padi. Di kalangan masyarakat Sunda dikenal dengan sebutan Dewi Sri atau Nyi Pohaci Sanghyang Sri. Tradisi ngalaksa atau usai beres panen dapat dimaknai atas wujud syukur masyarakat desa yang sebagian besar adalah petani.
Atau juga nama Pareresan itu berasal dari bahasa Sunda yaitu reres panen, yang artinya beres panen. Dan setiap kegiatan pareresan selalu di hadiri oleh pejabat dari pemerintah.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
Disela kegiatan, Sekertaris Daerah (Sekda) Majalengka H. Eman Suherman membuka acara Ngalaksa yang di gelar oleh Pemdes Sunia Baru, Kecamatan Banjaran. Ia mengapresiasi dengan adanya kegiatan ngalaksa yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
"Tradisi yang harus terus di lestarikan sebagai khasnah budaya daerah. Kegiatan yang turun temurun ini diharapkan bisa menambah kearifan lokal dan harus terus di lestarikan," ujar Eman.
Ia berharap, acara ngalaksa ini menjadi momentum yang dapat mempersatukan masyarakat, serta menumbuhkan rasa gotong royong dan kebersamaan khususnya bagi warga Desa Sunia Baru.
"Tak hanya itu, diharapkan acara ini mampu menjadi daya tarik wisata budaya yang lebih luas, sehingga akan berdampak positif pada perekonomian dan promosi pariwisata di Kabupaten Majalengka," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sunia Baru Dadan Sukmana mengatakan bahwa kegiatan ngalaksa yang dilaksanakan pada tahun ini beragam kegiatan diantaranya bolla volly, bakti sosial, ngagogo ikan, hiburan wayang golek Giri Harja 3 dengan dalang Dadan Sunandar.

"Pelaksanaan Ngalaksa ini merupakan rasa syukur masyarakat terhadapa hasil panen. Dan ini murni menggunakan anggaran dari hasil gotong royong masyarakat," ungkapnya.
Kades Sunia menambahkan, ngalaksa merupakan ritual memandikan benda pusaka yang masih ada dan tersimpan dengan baik, adapun sumber air pencucian pusaka dari balong gede.
"Balong gede ini merupakan sumber mata air desa dan bisa mengairi sawah yang ada disekitar wilayah perbatasan desa juga di manfaatkan untuk kebutuhan sehari - hari warga sekitar," pungkasya. ** (Agit)











.jpg)




