- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
Rangkaian Kampanye Gemar Makan Ikan di Jakpus Ditutup

Keterangan Gambar : Siswi SD dalam acara kampanye Gemar Makan Ikan di Jakarta Pusat
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta Pusat-Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat yang digelar Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) sejak 14 Juli 2022 resmi berakhir.
Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati yang menutup kampanye Gemarikan mengatakan kepada megapolitanpos, kegiatan ini merupakan stimulan yang nantinya diharapkan menjadi satu kebiasaan bagi para ibu untuk menyiapkan menu makanan sehat.
"Sebagai mana kita ketahui di DKI Jakarta, 98 persen pangannya berasal dari luar DKI Jakarta sehingga ini adalah salah satu strategi kita, bagaimana anak- anak kita menyukai menu makanan dari ikan," katanya saat ditemui di sela-sela acara Kampanye Gemarikan di SDN Karet Tengsin 21, Jalan Masjid 1, RT 09 RW 04, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (15/9).
Baca Lainnya :
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
Suharini Eliawati mengungkapkan, terakhir kali melakukan kampanye Gemarikan pada tahun 2019, dan berharap mudah-mudahan menjadi salah satu program unggulan yang dilakukan DKI Jakarta. "Angka konsumsi ikan keseluruhan masih harus kita pacu lagi," ungkapnya.
Menurutnya, Dinas KPKP akan terus melakukan sosialisasi, kerja sama dengan sektor pendidikan, dan camat beserta jajarannya untuk menumbuhkan rasa senang makan ikan.
"Kita selalu menyampaikan kalo kita mempunyai lahan kosong jangan segan segan datang ke kantor Kecamatan terdekat, kita mempunyai bibit-bibit ikan, bibit-bibit tanamannya, tujuannya apa, tujuannya biar kita mampu berketahanan pangan untuk rumah tangganya sendiri," ucapnya.
Di tempat yang sama, Camat Tanah Abang Dicky Suherlan menuturkan, kampanye yang dilakukan oleh Dinas KPKP terkait tentang pemahaman dan memasyarakatkan semua kalangan tidak hanya pendidikan tapi semua masyarakat untuk gemar makan ikan.
"Di sini ada upaya bahwa masyarakat itu siap dalam mempertahankan pangannya, dan ini sangat mudah bilamana dilakukan oleh lapisan masyarakat dalam membudayakan penanaman ikan untuk dikelola sendiri. Sehingga bisa menjadi satu konsumsi keluarga yang memang akan banyak manfaatnya," tuturnya.
Pada penutupan Kampanye Gemarikan yang berlangsung di SDN Karet Tengsin 21 turut dihadiri, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Pusat Penty Yunesi Pudyastuti, Wakil Camat Tanah Abang Dwiarti Utami, Ketua Dewan Kota Administrasi Jakarta Pusat Ardy Purnawan Sani dan para lurah se-Kecamatan Tanah Abang. (Ronald)




.jpg)



.jpg)
.jpg)






