- Panen Jagung Hibrida di Mampuak I, Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah.
- Pangkogabwilhan II Hadiri Latgabma Keris Woomera 2026, Perkuat Kerjasama Pertahanan TNI-ADF.
- Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Tersangka Diamankan
- Kejar Target Akhir Tahun, Bupati Shalahuddin Evaluasi Proyek PUPR Barito Utara
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Polisi Ungkap Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate
- Danramil Cikupa Turun ke Sekolah, Siswa, Siswi SMKN 14 Cikupa Tidak Ikut Aksi Unras.
- 150 Peserta Mengikuti Diklat Pencak Silat Ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate ini Tujuanya.
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Realisasi Dana Desa

Keterangan Gambar : (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Desa Margagiri,
MEGAPOLITANPOS.COM Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang pada Senin (8/1/2024).
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja untuk meninjau realisasi dana desa, serta bersilaturahmi dengan ratusan kepala desa Kabupaten Serang dan perwakilan kepala desa se-Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menyampaikan selama 9 tahun ini dana desa yang telah dikucurkan dari APBN telah mencapai Rp 539 Triliun kepada kurang lebih 75.000 desa yang ada di seluruh Indonesia.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
"Ini tidak kecil, tapi ini sangat besar sekali. Saya harapkan, dana desa harus jadi barang, harus jadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat di desa," ungkap Joko Widodo.
Selanjutnya, Presiden Joko Widodo juga meminta setiap kegiatan yang dialokasikan dari dana desa agar pembelian barangnya dapat menggunakan yang ada di sekitar desa. Sehingga perputaran ekonomi di desa tumbuh.
"Anggaran yang masuk ke desa itu betul-betul bisa menjadi sesuatu buat desa, serta bisa mentrigger produksi yang ada di desa," katanya.
Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo juga merasa senang. Lantaran dari dana desa telah mampu membangun jalan desa sepanjang 350.000 km, Jembatan dengan total sepanjang 1,9 juta km, embung sebanyak 6.700 unit dan sekitar 14.600 pasar desa.
"Saya senang jalan desa yang dibangun dari dana desa itu sepanjang 350.000 km, jadi per desa kurang lebih 4 sampai 5 kilometer. Ini hasil yang sangat baik," imbuhnya.
"Hanya, saya minta kepada Bupati, Gubernur dan Menteri Desa agar pembangunan seperti pasar desa, Posyandu dan lain-lain desainnya betul betul disiapkan perencanaannya. Sehingga jangan sampai kelihatan tambal sulam," sambungnya.
Lebih lanjut, Presiden Joko Widodo berpesan kepada para kepala desa dalam melakukan kegiatan dan pembangunan yang menggunakan dana desa untuk dapat dilihat dari kebutuhan serta potensi yang dimiliki dari desanya. Karena setiap desa memiliki karakter tersendiri.
"Jadi jangan hanya meniru. Belum tentu setiap desa memiliki unggulan dan potensi yang sama dengan yang lain. Maka kita harus mengerti kekuatan dan potensi desa sehingga menjadi barang yang bermanfaat bagi masyarakat serta bisa mentrigger pertumbuhan dan ekonomi desa," pungkasnya. ** (Jhn)








.jpg)

.jpg)





