- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Permodalan Koperasi dan UKM Indonesia Faktor Penting Ditengah Peluang Bisnis Inklusif di ASEAN

MEGAPOLITANPOS.COM, Bali- Terselenggaranya The 6th ASEAN Inclusive Business (IB) Summit pada 23-25 Agustus 2023 di Bali menjadi momentum penting bagi peluang bisnis yang inklusif di kawasan ASEAN khsusnya bagi pelaku koperasi dan UKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.
Digelar oleh Kementerian Koperasi dan UKM ajang The 6th ASEAN IB Summit dilaksanakan dalam rangka menciptakan rencana aksi bagi promosi bisnis inklusif di kawasan ASEAN, serta meningkatkan peluang pasar dan investasi bagi para pelaku bisnis inklusif di Indonesia.
Sebagai satuan kerja dari Kementerian Koperasi dan UKM, yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) hadir dalam ajang ini dalam memberikan dukungan permodalan kepada koperasi guna mendorong pertumbuhan dan pengembangan yang berkelanjutan, serta untuk melayani anggota dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
"IB Summit 2023 adalah panggung bagi para praktisi bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya untuk berkolaborasi, berbagi gagasan, dan menciptakan solusi berkelanjutan yang akan memajukan keberlanjutan bisnis di kawasan ASEAN. Keterlibatan LPDB-KUMKM dalam acara ini membuktikan komitmen Indonesia dalam mendukung transformasi ekonomi yang inklusif, di mana koperasi dan UMKM memainkan peran vital," ujar Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo di Nusa Dua, Bali, Rabu (23/8/2023).
Supomo menambahkan, pihaknya mengaku bangga menjadi bagian dari ASEAN Inclusive Business Summit 2023 ini.
Pihaknya menegaskan, akses permodalan koperasi dan UMKM di Indonesia perlu ditingkatkan karena menjadi faktor penting dalam perkembangan ekosistem koperasi dan UMKM.
"Dukungan kami terhadap permodalan koperasi dan UMKM mencerminkan komitmen kami dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia dan kawasan ASEAN secara keseluruhan," tambah Supomo.
Menurutnya, melalui ajang IB Summit 2023 Indonesia dan para pemangku kepentingan regional lainnya berharap dapat mendorong kemitraan yang lebih kuat, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sejalan dengan visi untuk mencapai kesejahteraan dan keberlanjutan di seluruh kawasan.
Supomo menambahkan, LPDB-KUMKM memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan koperasi dan UMKM di Indonesia.
Dengan memperkuat permodalan bagi koperasi, LPDB-KUMKM memfasilitasi pertumbuhan dan pengembangan koperasi untuk dapat lebih baik melayani anggotanya serta UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
"Melalui pemberian dukungan finansial dan bimbingan teknis, LPDB-KUMKM turut berperan dalam memperluas akses koperasi dan UMKM terhadap sumber daya yang diperlukan, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing. Hal ini sejalan dengan tujuan summit untuk mewujudkan lingkungan bisnis yang inklusif, berkelanjutan," jelas Supomo.(Reporter: Achmad Sholeh)
















