- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
Parmana Setiawan Pertanyakan Cakupan Program Pendidikan Gratis di Musrenbang

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Parmana Setiawan, S.T, mempertanyakan kejelasan cakupan program unggulan pendidikan gratis dalam Musrenbang RKPD Kecamatan Teweh Tengah yang berlangsung di Aula Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (10/02/2026).
Musrenbang tersebut dihadiri Ketua DPRD Ir. Hj. Mery Rukaini, M.IP beserta anggota DPRD lainnya dan dibuka langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T.
Dalam forum tersebut, Parmana Setiawan menyoroti keberlanjutan bantuan pendidikan bagi pelajar asal Barito Utara yang melanjutkan studi di luar daerah.
Ia mempertanyakan apakah program pendidikan gratis juga mengakomodasi biaya pendidikan dan kebutuhan lainnya bagi mahasiswa yang sebelumnya menerima beasiswa di Barito Utara.
“Apakah pelajar yang melanjutkan pendidikan di luar daerah tetap menjadi tanggungan pemerintah daerah dalam program pendidikan gratis ini?” ujarnya.
Pertanyaan tersebut menjadi perhatian penting dalam forum, mengingat sektor pendidikan merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Barito Utara menegaskan pentingnya sinergi dalam menyusun program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Musrenbang ini menjadi wadah strategis dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.
(A)



.jpg)




.jpg)







