- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
M.Trijanto : Dapat Hibah 2,7 M Prestasi Porprof IX Koni Kabupaten Blitar Jeblok Bahaya

Keterangan Gambar : Ketua Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), Mohammad Trijanto.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Kritikan tajam terus mengalir akibat merosotnya perimgkat 8 turun hingga ke peringkat 14 yang disandang oleh Kontingen Kabupaten Blitar, tak sesuai dengan harapan. kemunduran signifikan dalam pencapaian medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX. Dengan perolehan 19 medali emas, 22 perak, dan 43 perunggu, prestasi ini menurun dibandingkan tahun lalu, dimana Kabupaten Blitar berhasil meraih 27 medali emas, 23 perak, dan 39 perunggu, serta menempati posisi ke-8.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansah, menerima kritik tajam terkait kinerja dan pengelolaan dana hibah yang disalurkan untuk persiapan dan pelaksanaan Porprov IX.
Dana hibah yang diterima Koni pada tahun 2025 mencapai Rp 2,7 miliar, dengan Rp 1,6 miliar di antaranya dialokasikan untuk event ini. Sementara itu, pada tahun sebelumnya, dana hibah yang diberikan hanya sebesar Rp 1,3 miliar.
Baca Lainnya :
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
Ketua Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK), Mohammad Trijanto mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini.
"Posisi rangkap jabatan yang dipegang oleh Wabup Beky harus diwaspadai. Mekanisme pengelolaan dana hibah berpotensi tumpang tindih, yang dapat menciptakan standar ganda," kata M. Trijanto, Kamis (10/7/25).
Trijanto menegaskan, bahwa prestasi yang menurun, anggaran yang meningkat, dan jabatan rangkap adalah sinyal bahaya yang perlu diperhatikan.
"Ini bukan sekadar kemerosotan peringkat KONI Kabupaten Blitar di Porprov Jatim 2025, tapi juga cermin rusaknya tata kelola olahraga yang seharusnya menjunjung tinggi meritokrasi, integritas, dan profesionalisme," tegasnya.
Lebih lanjut, Trijanto menekankan bahwa olahraga seharusnya menjadi arena kejujuran dan kerja keras.
"Jika dikelola dengan manipulasi dan kepentingan politik, yang terkorbankan bukan hanya medali, tetapi juga masa depan atlet dan kepercayaan publik," pungkas Trijanto.
Dengan kondisi ini, harapan untuk memperbaiki prestasi olahraga di Kabupaten Blitar menjadi tantangan yang semakin mendesak. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk mengembalikan kejayaan olahraga di daerah ini.
Selain itu juga muncul ungkapan sebelumnya yang disampaikan oleh wakil ketua DPRD Kabupaten Blitar Mochamad Rifa'i, yang mendesak untuk melakukan evaluasi atas kinerja Kepala Dinas terkait termasuk Koni sebagai wadah semua Cabor besarnya anggaran yang di realisasikan ternya berujung sangat mengecewakan masyarakat Kabupaten Blitar. (za/mp)

.jpg)


.jpg)





.jpg)





