- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Ketua PBJI Prov.Banten : 103 Atlet Jujitsu Bertanding Dalam Kejurprov I di Kab.Tangerang

Keterangan Gambar : Ketua PBJI Prov Banten (Ke-2 dari kanan) Sarwadi SE, didampingi oleh Pengurus Jujitsu Prov Banten, saat acara Kejurprov Banten I di gedung GSG Tigaraksa.
MEGAPOLITANPOS.COM, Kab.Tangerang-Ketua PBJI Prov.Banten Sugianto, SE mengatakan kejuaraan Jujitsu tingkat Provinsi Banten yang pertama (Kejurprov) diadakan di gedung GSG (Gedung Serba Guna) Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Minggu (22/12/24).
"Kejurprov Jujitsu Banten yang pertama ini diikuti oleh 103 atlet dari 8 Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Banten," ujarnya.
Menurut Sugianto perkembangan olahraga Jujitsu di Provinsi Banten cukup baik, di setiap Kota/Kabupaten sudah ada kelompok latihan.
Baca Lainnya :
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Hadiri Talk show Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
"Dukungan dari berbagai pihak baik KONI, Dispora di masing masing daerah cukup baik dalam meningkatkan perkembangan olahraga Jujitsu ini," ucapnya.
Sugianto lebih lanjut mengatakan PBJI Prov. Banten dalam PON di Aceh mengirimkan seorang atlet Jujitsu.
"Alhamdulilah satu orang atlet Jujitsu Prov. Banten yang dikirim dikirim dalam PON yang lalu dapat meraih medali Perak, itu cukup membanggakan buat kami," ujarnya.
Sugianto berharap atlet Jujitsu Provinsi. Banten semakin berkembang dan menoreh prestasi yang terbaik.
"Harapan kami dalam PON 2028 nanti di NTB, Provinsi Banten dapat mengirim atlet Jujitsu lebih banyak dan dapat meraih medali sebanyak banyaknya," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut Letda Inf Wahyono sebagai Penasihat PBJI Prov. Banten menjelaskan, olahraga JuJitsu ini merupakan olahraga beladiri yang tertua masuk di Indonesia yang di bawa oleh tentara Jepang pada tahun 1947.
"Jujitsu merupakan olahraga beladiri yang terlengkap dari cabang olahraga beladiri lainya, dan yang termuda masuk dalam anggota KONI untuk dicabangkan, Untuk di ketahui pada PON kemaren Atlet cabang Jujitsu Provinsi Banten berhasil merebut medali perak," katanya.
Dikatakannya antusias masyarakat untuk mengikuti olahraga JuJitsu ini terbukti Kejurprov Banten 1 di ikuti sebanyak 103 peserta dari 8 Kota/Kabupaten se-provinsi Banten.
"Cabor Jujitsu juga sebagai wadah para siswa dan siswa dari tingkat SD sampai SMA/SMK yang mau mencari prestasi melalui olahraga ini," paparnya.
Ketua Panitia Kejurprov I Jujitsu Banten Sarwadi mengatakan kejuaraan ini diikuti oleh 103 atlet dari 8 Kota/Kabupaten yang ada di Prov. Banten.
Dikatakannya jenis yang dilombakan dalam Kejurprov I Banten Jujitsu kali ini adalah masing-masing fighting sistem putri kelompok umur di bawah 16 berat di bawah 44 kg, fighting sistem putri di bawah 16, di bawah 62, 77, dan 85 Kg. Newaza sistem Putri U-16, + 44 dan 55 Kg.
Lalu juga Newaza Sistem Putra U-16 +44 dan 55 Kg. Newaza Putra U-16 -56, 69, dan 80 Kg. Dan kategori Show sistem.
Menurut Sarwadi pertandingan dipimpin oleh wasit-wasit yang terlatih yang telah mengikuti upgradeding wasit tingkat nasional.Jhn



.jpg)









