- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
Gelar Penguatan HAM bersama Kementerian HAM RI, Wali Kota Blitar Minta Pelayanan Publik Harus Junjung Nilai HAM

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Pemerintah Kota Blitar bersama Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Penguatan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Blitar. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Santika Blitar, pada Rabu (11/06/25).
Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I. menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kota Blitar dengan Kementerian HAM RI, pada saat itu Walikota Blitar menegaskan pentingnya penguatan HAM sebagai langkah konkret dalam mewujudkan Kota Blitar yang lebih inklusif dan humanis, terlebih mengingat Kota Blitar merupakan tempat peristirahatan terakhir Bung Karno, proklamator kemerdekaan sekaligus penggagas Gerakan Non-Blok.
"Kami akan banyak-banyak belajar kepada Kementerian HAM RI bagaimana caranya membuat Kota Blitar menjadi Kota yang ramah HAM," tegas Mas Ibbin.
Baca Lainnya :
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat

Mas Ibbin juga menekankan bahwa pemahaman nilai-nilai HAM sangat penting bagi ASN agar dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik. Nilai-nilai tersebut mencakup penghormatan terhadap hak atas kesehatan, penolakan terhadap diskriminasi, serta perlindungan terhadap privasi dan kerahasiaan informasi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri HAM RI, Mugiyanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemahaman HAM di kalangan ASN. Dia juga menekankan bahwa implementasi HAM harus menyeluruh, mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat.
"HAM yang kami bicarakan menyeluruh, tidak hanya hak sipil dan politik, terutama terkait sosial, ekonomi dan budaya," terang Mugiyanto.
Mugiyanto menambahkan, target penguatan HAM secara nasional pada tahun ini mencakup satu juta ASN di berbagai daerah, termasuk Kota Blitar. Melalui kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas ini, diharapkan ASN dapat memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran penting HAM dalam mendukung pelayanan publik yang berkeadilan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (adv/za/mp)

.jpg)


.jpg)





.jpg)





