- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
Banggar DPRD Desak Pemkot Blitar Optimalkan Dana Nganggur

Keterangan Gambar : Anggota Banggar DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Blitar mendesak pemerintah Kota Blitar untuk segera mengoptimalkan pemanfaatan Dana Nganggur atau Idle Cash dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, yang tercatat sebesar Rp.191,910,843,127.59 per 21 Oktober 2025. Hal ini dapatlah dijadikan perhatian serius, mengingat jumlah dana nganggur dari surplus anggaran mengalami peningkatan sangat signifikan dibandingkan surplus anggaran sebelumnya.
Anggota Banggar DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto menjelaskan, bahwa surplus anggaran yang tercatat pada 30 Juli 2025 sebesar Rp148.390.124.827,76, ini menunjukkan potensi dana nganggu yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.
"Surplus ini berasal dari selisih antara pendapatan yang diterima dan belanja yang dikeluarkan. Sangat disayangkan jika dana ini tidak digunakan secara optimal," kata Totok Sugiarto, Kamis (23/10/2025).
Baca Lainnya :
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Hadiri Talk show Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Surplus anggaran yang dihasilkan pada semester I dan awal semester II APBD tahun Anggaran 2025 mencapai Rp94.916.865.062,23. Surplus ini ditopang oleh realisasi Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp53.473.259.765,53 yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2024 sebesar Rp53.450.843.127,59. .
"Akumulasi sampai dengan 21 Oktober 2025, Idle cash atau dana nganggur APBD Kota Blitar Tahun Anggaran 2025, pasca Perubahan APBD itu terakumulasi sebesar Rp.191,910,843,127.59, mengingat bahwa ada penambahan pendapatan, namun kinerja belanjanya ini belum optimal," jelas Totok.
Hingga saat ini, tercatat bahwa realisi pendapatan mencapai Rp. 668,290.000.000,00. Sementara realisasi belanja sampai dengan 21 Oktober 2025 hanya sebesar Rp.529.830.000.000,00. Atau jika dijumlahkan, pendapatan dikurangi belanja itu menyisakan selisih belanja sebesar Rp.138.460.000.000,00. Jika ditambah SiLPA tahun 2024 sebesar Rp53.450.843.127,59, maka Idle Cash / Dana Ngganggur APBD tahun berjalan sampai dengan 21 Okt 2025 sebesar Rp.191,910,843,127.59.
"Dana nganggur sebesar ini seharusnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, bukan dibiarkan mengendap. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memanfaatkan dana ini," tegas Totok.
Ia menambahkan bahwa perputaran uang yang lebih aktif sangat penting untuk menekan inflasi di Kota Blitar.
"Ini patut disayangkan, bahwa pertumbuhan ekonomi ini bisa meningkat, ketika perputaran uang di Kota Blitar ini berjalan," pungkasnya. (za/mp)

.jpg)


.jpg)


.jpg)








