- Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Tersangka Diamankan
- Kejar Target Akhir Tahun, Bupati Shalahuddin Evaluasi Proyek PUPR Barito Utara
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Polisi Ungkap Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate
- Danramil Cikupa Turun ke Sekolah, Siswa, Siswi SMKN 14 Cikupa Tidak Ikut Aksi Unras.
- 150 Peserta Mengikuti Diklat Pencak Silat Ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate ini Tujuanya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Babinsa Koramil Pimpin Patroli Jaga Kondusivitas Bersama Komduk.
- Menteri Maman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar
Babinsa Bantu Lakukan Pogging, Usir Wabah Penyakit

Keterangan Gambar : Babinsa Kelurahan Pondok Jaya, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr Sertu Sahrul membantu melakukan fogging
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Babinsa Kelurahan Pondok Jaya, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr Sertu Sahrul membantu melakukan fogging mencegah wabah penyakit di musim penghujan, penyemprotan poging dilakukan di lingkungan RW 07 Kelurahan Pondok Jaya, Koramil 07/Pondok Aren, Kota Tangsel, Kamis (11/01/2024).
Pengasapan (fogging), untuk membasmi dan mencegah nyamuk Demam Berdarah (DBD) di musim penghujan.
Menurut Danramil 07/Pondok Aren Mayor Arm Sidik AY saat ditemui terpisah menyampaikan, Babinsa memang harus perduli terhadap lingkungannya dan terus berperan aktif di masyarakat yang salah satunya membantu melakukan penyemprotan/fogging dan sosialisasi kepada masyarakat.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
"Nyamuk dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya bagi manusia, seperti demam berdarah, malaria, chikungunya dan masih banyak lagi jenis penyakit lainnya yang disebabkan oleh nyamuk," katanya.
“Hal yang paling penting dilakukan guna mencegah cepatnya perkembangbiakan nyamuk adalah melakukan 3M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur,” tuturnya.
Ditambahkan, dalam mencegah gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti menggunakan, obat anti lotion, nyamuk bakar, elektrik, semprot dan lain-lainnya. Namun, apabila tidak diperhatikan dengan baik, penggunaan obat anti nyamuk tersebut sebenarnya berbahaya bagi manusia karena dapat memberikan efek samping, sehingga ada baiknya masyarakat perlu mengetahui aneka obat-obatan untuk pengusir nyamuk baik herbal, alami, tradisional yang mudah untuk dirumah sendiri.
“Begitupun Kebersihan lingkungan adalah salah satu faktor utama untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.
Jagalah kebersihan lingkungan seperti menyingkirkan genangan air, rutin memantau saluran air, selokan/parit, membuang sampah pada tempatnya dan lain-lainya,” ucapnya. ** (Nan)
















