- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
- Ketua Komisi III DPRD, H.Tajeri Minta Perda Kelembagaan Adat Dayak Segera Disahkan
YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA

Keterangan Gambar : Ketua Pengurus YPPM, H. Nana Soekarna,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA- Universitas Majalengka (UNMA) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (YPPM) menetapkan Dr. Otong Syuhada sebagai Rektor UNMA periode 2026 - 2030 melalui Surat Keputusan Pengurus YPPM Nomor 05/KEP/YPPM/V/2026 yang diterbitkan Sabtu, 9 Mei 2026.
Penetapan tersebut menjadi puncak dari rangkaian seleksi panjang mulai dari penjaringan, pendalaman visi-misi hingga rapat pleno penetapan rektor.
Agenda pelantikan rektor baru UNMA sendiri dijadwalkan berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026 di Kampus Universitas Majalengka.
Baca Lainnya :
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Komisi III DPRD Bunyikan Alarm! Iing : Gunung Sampah Bisa Jadi Petaka Besar Majalengka
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Berkat Sukses Kendalikan Inflasi
- PPP Majalengka Resmi Kantongi SK DPP, Fajar Shidik Pimpin hingga 2031
- Viral di Medsos, DPRD Majalengka Temukan Retak dan Aspal Terkelupas
YPPM menegaskan seluruh tahapan dilakukan secara objektif, independen, dan transparan sesuai Statuta Universitas Majalengka.
Suasana khidmat dan kondusif mewarnai rapat pleno terbuka penetapan rektor baru tersebut. Kehadiran unsur pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, Presiden BEM UNMA hingga organisasi mahasiswa disebut menjadi simbol kuat keterlibatan kolektif dalam menjaga marwah institusi pendidikan tinggi di Majalengka.
Ketua Pengurus YPPM, H. Nana Soekarna, menegaskan tantangan perguruan tinggi ke depan semakin berat. Menurutnya, UNMA membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan keberanian menjaga nilai-nilai institusi.
"Pemimpin perguruan tinggi membutuhkan integritas moral, keberanian menjaga kebenaran, serta komitmen dalam membangun kolaborasi demi menjaga kehormatan institusi," tegas Nana Soekarna.
Dalam proses transisi kepemimpinan ini, YPPM juga menyiapkan empat langkah strategis, mulai dari menjaga objektivitas tahapan seleksi, memperkuat adaptasi teknologi dan inovasi kampus, melakukan restrukturisasi kelembagaan sesuai aturan, hingga memperkuat dukungan organisasi demi menjaga stabilitas internal universitas.
YPPM menilai proses pemilihan rektor harus mengedepankan prinsip legalitas dan legitimasi agar transisi kepemimpinan berjalan damai, bermartabat, dan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan tinggi.
Pelantikan Rektor UNMA periode 2026 - 2030 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026 di Kampus Universitas Majalengka.
Penetapan rektor baru ini menjadi perhatian publik karena dinilai sebagai momentum penting arah baru UNMA dalam menghadapi persaingan pendidikan tinggi, transformasi digital kampus, serta tuntutan tata kelola perguruan tinggi yang semakin transparan dan profesional. ** (Agit)

















