Kemandirian Pokdakan Di Kabupaten Blitar, Pakan Buatan Lebih Mensejahterakan

0

Peternak gurami unggul dengan pakan buatan sendiri

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Menghindari ketergantungan penggunaan pakan produksi sendiri diharapkan mampu mendorong peningkatan pertumbuhan perekomian bagi Kelompok Pembudidaya Ikan ( Pokdakan ) Kabupaten Blitar, serta peternakan lainya seperti perunggasan.

Kepala Dinas Peternakan Perikanan Kabupaten Blitar drh. ADi Andaka kepada media ini mengatakan, untuk terciptanya keberlangsungan bidang peternakan dan perikanan Dinas Peternakan Kabupaten Blitar mendorong para peternak agar bisa memproduksi pakan ternak dan ikan secara mandiri. Menurutnya hal ini penting apalagi menghadapi masa pandemic covid 19 yang belum jelas kapan masa itu akan berahir, budidaya pakan sendiri akan lebih bagus.

Dikatakannya tingkat kebutuhan pakan bagi peternak di Kabupaten Blitar jumlahnya sangat besar, sehingga bila hanya mengandalkan pakan pabrikan maka akan sangat kurang efektif, selain lebih besar biaya yang dikeluarkan, terkadang pakan olahan pabrik yang kurang stabil sangat mengganggu kelancaran berusaha. Biaya produksi budi daya ternak dan ikan akan 80 persen tersedot untuk kebutuhan pakan saja.

Inilah alasannya mengapa peternak harus mampu membuat sendiri pakan ternak dengan baik, sehingga mampu mengatasi problem tingginya biaya produksi bisa ditekan jika Pokdakan bisa membuat pakan yang bagus,” ujarnya (16/10/20).

drh. Adi Andaka Kadin peternakan perikanan Kabupaten Blitar

Dengan demikian, maka usaha ternak bisa lebih efisien dan keberlangsungan usaha peternakan dan perikanan bisa berkelanjutan. Oleh karena itulah, peternak perlu pendampingan agar berkemampuan dalam memproduksi pakan ternak. Pemerintah harus hadir membantu peternak. Salah satu yang dilakukan Pemkab Blitar yakni dengan mendirikan laboratorium pakan ternak dan Ikan. Dengan adanya fasilitas itu, maka peternak bisa memverifikasi hasil pakan ternak olahannya, apakah sudah memenuhi standar terkait kesehatan pakan.

Baca Juga : Peningkatan Mutu Sejumlah Petani Ikan Budidaya Ikuti Bimtek Sosialisasi Perkoperasian

Disampaikan lebih lanjut oleh drh. Adi Andaka, standardisasi pakan sangat perlu, karena terkait dengan keberhasilan usaha. Jika tidak berhasil, maka akan mempengaruhi produksi peternakan, seperti telur ayam petelur, dan hasil produksi perikanan.

Dinas Peternakan dan Perikanan sedang pantau lapangan

“Bisa pula peternak memanfaatkan untuk memeriksakan pakan maupun bahan-bahan ransum ternak saat mendapatkan penawaran dari pemasok,” ucapnya.

Dengan membuat sendiri pakan ternak, maka peternak bisa berhemat. Jika dikalkulasi, ada selisih 10 persen hingga15 persen bila dibandingkan harga pakan buatan pabrik.

Terkait hasil pakan ini pihaknya juga menjamin serta meyakinkan, bahwa Laboratorium Pakan Ternak dan Ikan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar benar benar berkualitas, karena sudah terakreditasi. hasil laboratoriumnya dan juga lolos verifikasi laboratorium peternakan dan perikanan Kementerian Pertanian di Bekasi.

“Kami yakinkan ya kalau keberadaan Laboratorium Pakan Ternak dan Ikan milik Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar sangat membantu. Karena kemanfaatan dari laboratorium itulah, semakin banyak peternak yang memanfaatkan alat ini,” jlentreh Adi Andaka.

Dengan semakin dikenal dan dimanfaatkannya Laboratorium Pakan Ternak dan Ikan tersebut oleh peternak, pihaknya optimistis, Kabupaten Blitar terus bisa mempertahankan sebagai sentra ternak nasional, bahkan mampu berkembang besar.

Kabupaten Blitar yang sudah dikenal sebagai sentra unggas, sapi perah, sapi potong, dan perikanan budi daya nasional. Populasi ayam petelur di Kab. Blitar saat ini mencapai 21 juta ekor, ayam pedaging 4,5 juta setiap periode panen setiap 32-34 hari sekali, sapi pedaging 155.000 ekor, sapi perah rakyat 18.000 ekor, sapi perah di usaha peternakan Greenfield 10.000 ekor, kambing 180.000 ekor, dan ikan budi daya 27.000 ton/tahun.

Permasalahan saat ini, pabrikan berusaha mempraktikkan monopoli. Seperti saat menjual doc, mereka mensyaratkan juga peternak untuk membeli pakan. Pabrikan juga mendirikan usaha peternakan ayam pedaging selain memproduksi doc. “Ini yang diprotes peternak karena mengancam keberlangsungan usaha mereka,” pungkasnya. (Adv/Kmf/za )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here