Masyarakat Adat Kinipan dan PT SML Belum Capai Kesepakatan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Masyarakat Adat Kinipan dan PT SML Belum Capai Kesepakatan

Peristiwa
masyarakat adat kinipan dan pt sml belum capai kesepakatan
Suasana rapat warga Kinipan dengan Management PT SML

MEGAPOLITANPOS.COM --Lamandau :
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan oleh Bupati Lamandau untuk menindaklanjuti sengketa lahan antara PT. Sawit Mandiri Lestari (SML) dan Komunitas Laman Adat Kinipan yang digelar tertutup di Aula Setda Kantor Bupati Lamandau di Nanga Bulik (5/12/2018) itu belum menemukan kesepakatan.

Rapat tersebut berlangsung tertutup. Selain itu juga dilakukan pengamanan ketat oleh Satpol PP yang berjumlah puluhan orang. Para peserta rapat juga tidak diijinkan membawa HP dan alat rekam lainnya di dalam aula rapat.

Bahkan para awak media juga tidak diijinkan meliput secara langsung di dalam ruangan tersebut. “Ini perintah langsung dari Bupati, Mas. Kami juga tidak tahu," terang salah seorang anggota Satpol PP Lamandau.

Para wartawan berupaya mengkonfirmasi kepada Satpol PP maupun staff Pemda yang ada di lokasi tersebut tetapi juga tidak ada satupun yang mau memberikan komentar.

Setelah menunggu selama kurang lebih 3 jam, akhirnya para peserta rapat membubarkan diri.

Ditemui di luar area rapat, Haerudin Taher, selaku Manager PT. SML mengungkapkan bahwa rapat tersebut berjalan dengan baik tetapi masih belum mencapai kesepakatan. “Artinya kami akan mencoba berbicara dari hati ke hati kepada masyarakat yang menolak. Perusahaan ingin datang ke sana untuk mengembangkan Desa, seharusnya ini disambut baik.”, terangnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa rapat ini digelar atas tindak lanjut dari arahan Kantor Staf Kepresidenan RI untuk menyelesaikan masalah antara PT SML dan Komunitas Laman Kinipan dengan baik.

“Pemerintah daerah tadi juga sudah berusaha mendorong untuk kepada kedua belah pihak ini untuk sama-sama pada tingkat lebih bawah lagi untuk mencarilah win win solution bagaimana masyarakat Kinipan, bagaimana SML berkaitan dengan Plasma yang akan dibuka di daerah mereka.”

Ditemui terpisah di kediamannya tidak jauh dari lokasi rapat, Effendi Buhing selaku Ketua Komunitas Laman Kinipan memaparkan bahwa mereka tidak mau menyepakati apapun di dalam rapat tersebut.

"Kami tidak anti sawit, kami juga tidak melarang warga Kinipan untuk bekerja di Perusahaan tersebut. Dari awal yang kami minta adalah tanah atau hutan adat kami harus selamat dan tidak boleh dirusak”, ujarnya.

“Pada intinya kami tidak mau menyepakati apapun pada rapat ini. Dan tidak ada kesepakatan apapun dalam rapat ini.” (gas/*)

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top