Ratusan Siswa SDN Kohod III Makan Makanan Bergizi - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Ratusan Siswa SDN Kohod III Makan Makanan Bergizi

Kab Tangerang
ratusan siswa sdn kohod iii makan makanan bergizi
Makan makanan bergizi

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Ratusan siswa SDN Kohod III Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang menjalankan program makan makanan bergizi. Hal tersebut untuk menianggulangi siswa dari keluarga kurang mampu yang tidak mendapatkan akses terhadap makanan bergizi. Padahal usia sekolah menjadi masa penting untuk mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga bisa menunjang proses belajar mengajar.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melakukan Program Gizi Anak Sekolah (Progas) dalam rangka memberikan akses terhadap makanan bergizi kepada siswa.

Bekerja sama dengan World Food Programme (WFP) mendukung dengan melakukan program peningkatan gizi, yaitu program makanan untuk anak sekolah.

Seperti halnya, siswa-siswi di SDN Kohod III, Desa Kohod Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang sejak tahun 2016 program ini digulirkan menerima Progras.

Kepala SDN Kohod III, Jumadi di ruang kerjanya pada Kamis 13 September 2018 menjelaskan, untuk sekolah SDN Kohod III mendapatkan Progas dari kementrian.

“Ada sebanyak 476 siswa yang menerima program ini, dengan dibantu tenaga pendidik sebanyak 13 orang pendidik Sekwan dan 1 penjaga serta 3 PNS semua bentuk kegiatan Progras dapat dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Progas sudah sejak tahun 2016 dilaksanakan di sekolah ini. Untuk tahun 2018 menurut pihak Kementerian merupakan agenda terakhir program ini.

Ada tiga Progas yang harus dilaksanakan sekolah seperti, program sarapan selama 108 hari makan anak, pendidikan gizi dan peningkatan pendidikan karakter siswa. Untuk di wilayah Kecamatan Pakuhaji ada 4 sekolah yang mendapatkan Progas.

“Alhamdulillah, banyak manfaat yang didapat siswa melalui Progas ini seperti penerapan disiplin kepada siswa dapat meningkat. Stanting membuat postur badan siswa lebih tinggi serta penambahan berat badan siswa dan itu dilakukan pengecekan penimbangan setiap bulannya oleh pihak Puskesmas, dinas dan WFP,” ungkap Jumadi.

Dijelaskannya, untuk SDN Kohod III juga pada tahun 2016 mendapat bantuan penataan kawasan sekolah dalam bentuk perbaikan 4 lokal ruang kelas dan pemagaran. Sedangkan pada tahun 2017 perbaikan 3 ruang kelas dan pembangunan musholla sekolah. Pada tahun 2018 ini hanya program asuhan gizi saja.

Hingga kini, sarana yang belum dimiliki sekolah adalah gedung perpustakaan, karena keterbatasan lahan.

“Kami akan mensiasati melalui pemanfaatan ruang yang bisa dimanfaatkan untuk pojok bacasiswa,” jelasnya.(sul)

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top