Sengketa Lahan RSUD Sisakan Persoalan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Sengketa Lahan RSUD Sisakan Persoalan

Berita Daerah
sengketa lahan rsud sisakan persoalan
RSUD

MEGAPOLITANPOS.COM, Sampang - Polemik sengketa lahan RSUD Mohammad Zyn Kabupaten Sampang, masih menyisakan persoalan, Kamis (14/03/2019).

Pasalnya polemik RSUD Mohammad Zyn berplat merah tersebut dibangun diatas lahan sengketa dan hingga saat inipun tak kunjung selesai antara Pemkab dengan ahli waris.

Upaya pihal Pemkabpun sedang melakukan sertifikasi tanah(lahan RSUD ) setempat.

Seperti yang disampaikan oleh Marhatib/Marhallan mewariskan tanahnya kepada Rosidi/Sidi. NamunRosidi mewariskan lagi kepada Salim.

Sementara secara dokumentasi dalam "Peta Desa" Rumah Sakit tersebut tercatat pada persil 76 dan 77, sedangkan di persil 76 status tanahnya adalah milik ahli waris dan pada persil 77 status lahamnya adalah tanah percaton.

Namun dalam hal iti telah ditemukan beberapa kejanggalan di Peta Desa, yang diantaranya pada pers 76 berbunyi sebagai tanah percaton, padahal di persil 76 status tanahnya adalah milik ahli waris.

Saya masih memiliki bukti dokumen kepemilikan tanah yakni pers 76 atas nama Marhatib/Marhallan berpetok D dengan nomor 353 yang diwariskan kepada Rasidi/Sidi petok C dengan nomor 590, tutur Salim ahli waris.

Dengan hal ini Salim langsung memgkla sebagian lahan RSUD tersebut adalah miliknya. Bahkan kepada Kantor BPN Sampang, Salim meminta agar tidak menindak lanjuti proses sertifikasi lahan di RSUD.

Kami sudah melayangkan surat keberatan persolan inu dan ini seharusnya diselesaikan terlebih dulu baru nantinya melakukan sertifikasi, nah ini tidak demikian, ungkapnya kepada awak media.

Sementara Harunur Rosyid Kabag Hukum Sekretariat Pemkab Sampang membenarkam kalau saat ini lahan di RSUD sedang dilakukan proses sertifikasi ke Kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN). Langkah tersebut dilakukan untuk menyelamatkan aset daerah.

Proses sidang gugatan sengketa berdasarkan tindakam yang sudah ada kejelasan bahwa majelis hakim telah menolak syarat formil dari penggugat.

Karna syarat formil dari penggugat ditolak oleh majelis hakim. Maka Pemkab harus melakukan sertifikasi untuk menyelamatkam aset negara ," rincinya.

Perlu untuk diketahui, total lahan di RSU dr Mohammad Zyn seluas 14 ribu meter persegi, dan 7 ribu meter perseginya yang saat ini digugat oleh warga yang mengklaim sebagai ahli waris dan lahan itupun diklaim oleh Pemerintah.

Ada dua tanah objek sengketa lahan di RSUD diantaranya bidang A dan bidang B yang berdasarkan pesil 76 untuk bidang A yang berada dihalaman parkir RSUD Sampang seluas 1,350 meter persegi. Sedangkan bidang B berada dibelakang RSUD seluas 5,650 meter persegi. (Dyh).

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top