Kades Pasar Kemis Ingkar Janji Dengan DLHK - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Kades Pasar Kemis Ingkar Janji Dengan DLHK

Kab Tangerang
kades pasar kemis ingkar janji dengan dlhk
Budi Khumaidi

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Persoalan limbah di Desa Sindang Panon dan Sindang Jaya yang disuplai PT. Harvest Indo melalui Haetomi Kepala Desa Pasar Kemis sebagai pihak ke tiga pengolahan limbah, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK mengatakan Kepala Desa Pasar Kemis sudah melanggar perjanjian awal.

Budi Khumaidi Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan HIdup dan Kebersihan (DLHK), mengatakan menindak lanjuti persoalan pembakaran limbah di Kecamatan Sindang Jaya, pihaknya akan melakukan perjanjian dengan Haytomi sebagai penanggung jawab agar limbah tidak lagi dibakar.

“Malam minggu nanti kami dengan para pengepul yang diketuai oleh pak Haetomi selaku penanggung jawab juga sebagai Kepala Desa Pasar Kemis yang menyuplai limbah ke Sindang jaya, akan melakukan perjanjian agar limbah yang ada tidak lagi di bakar hingga merugikan orang lain dan merusak lingkungan, “ ujar Budi, Kamis (14/3/2019).

Budi juga mengatakan jika perjanjian yang akan dilakukan nanti merupakan perjanjian yang ke dua kalinya, karena sebelumnya menurut Budi, Kades Pasar Kemis sudah berjanji akan memastikan para pengepul tidak akan membakar limbah plastic dan akan mengolah limbahnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Perjanjian nanti merupakan yang kedua kalinya, karena sebelumnya pak Haetomi sudah berjanji kepada kami akan memastikan para pengepul tidak membakar limbah dan mengolahnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, “ tambahnya.

Kabid juga menegaskan jika nanti perjanjian yang ke dua dilanggar kembali, pihaknya akan menyerahkan kepada penegak hukum karena sudah melanggar Undang – Undang RI nomor 32 tahun 2009 pasal 98, Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang akan didenda minimal 3 Miliar, maksimal 10 Miliar, dan hukuman penjara paling singkat 3 tahun paling lama 10 tahun.

“Jika mengingkari janjinya lagi, akan kami serahkan kepada penegak hukum karena sudah melanggar Undang-undang RI nomor 32 tahun 2009 pasal 98 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, “ tegasnya.

Sementara itu, Haetomi Kepala Desa Pasar Kemis, dan penanggung jawab Bumdes Mandiri Jaya Pasar Kemis serta sebagai pihak ke tiga pengolahan limbah PT. Harvets Indo, menambahkan dirinya akan memastikan agar para pengepul tidak lagi membakar limbah, karena dinilai sudah merugikan warga dan merusak lingkungan hidup.

“Intinya kami sudah menyepakati tidak akan membakar limbah lagi, dan saya juga sebagai penanggung jawab akan memastikan mematuhi ketentuan yang berlaku, “ ujar Haetomi.(Sul)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top