Camat Sindang Jaya Fasilitasi Pengelola Limbah - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Camat Sindang Jaya Fasilitasi Pengelola Limbah

Kab Tangerang
camat sindang jaya fasilitasi pengelola limbah
Sosialisasi

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Menindaklanjuti surat dari RT06/05 Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Perihal atas keberatannya warga terhadap kegiatan pembakaran limbah plastik B3. Pemerintah Kecamatan Sindang Jaya mengundang beberapa instansi terkait, Selasa (12/3/2019).

Beberapa instansi yang diundang diantaranya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Polsek Pasar Kemis, koramil, UPT Kebersihan wilayah Kecamatan Sindang Jaya, kepala Desa Sindang Jaya, Sindang Panon, Pasar Kemis, babinsa, binamas, ketua RT06/05 Masrur perwakilan warga Perumahan Duta Asri Palem Enam dan para pengelola limbah.

Dalam sambutan Camat Sindang Jaya, Supriyadinata menyampaikan, pertemuan ini adalah untuk diskusi dan musyawarah. Bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Namun mencari solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah dan tidak ada yang dirugikan satu dengan yang lain.

Ia minta saran terbaik kepada para tamu undangan. Karena ini bukan masalah pribadi maupun golongan, namun masalah bersama. Selanjutnya ia memberikan kesempatan kepada para tamu undangan, barangkali ada saran terbaik, agar nantinya tidak kembali memuncul masalah di kemudian hari. Karena ini hajad orang banyak, baik para pengelola sampah maupun warga yang merasa dirugikan.

“Intinya usaha tetap dilakukan, tapi di sisi lain tidak merugikan warga,” ungkapnya.

Dalam hal ini Kepala Desa Pasar Kemis, Haetomi yang juga sebagai pengelola limbah minta permohonan ma’af kepada para tamu undangan. Atas dasar permasalahan yang muncul karena ia mempunyai tanggung jawab penuh terhadap masalah ini. Karena limbah sampah yang dikelola oleh warga Desa Sindang Jaya, Sindang Panon dan sekitarnya berasal dari perusahaan yang berdiri diwilayahnya.

Ia mengimbau kepada para pengelola limbah sampah tetap melakukan aktifitasnya sehari-hari. Namun ia menekankan kembali, sisa limbah sampah yang sudah disortir tidak di bakar. Karena dari munculnya asap mengganggu warga sekitar dan menjadi sumber permasalahan.

“Saya akan terus menekankan kepada para pengelola limbah untuk tidak membakarnya,” ungkap Haetomi.

Hal sama juga dikatakan Kepala Desa Sindang Panon, Didik. Dalam kesempatan diskusi dan musyawarah ini ia mendapat kesempatan untuk menyampaikan bahwa permasalahan ini sudah lama berlangsung dan dibicarakan. Didik mengaku, sudah sering kali melakukan musyawarah dengan para pengelola limbah. Agar warganya tetap dapat melakukan usahanya tanpa merugikan warga sekitar.

Namun usaha yang dilakukan Didik tidak membuahkan hasil. Pengelola limbah tetap membakar sampah dan warga sekitar mengeluh. Ia mengaku, kegiatan diskusi dan musyawarah ini yang ditunggu-tunggu. Karena para pengelola limbah dan warga yang dirugikan itu adalah warganya semua.

“Saya berharap dari pertemuan ini nantinya dapat membuahkan hasil yang positif,” kata Didik.

Setelah mendengarkan semua keluhan warga, baik dari para pengelola limbah sampah maupun warga yang dirugikan. Pihak kecamatan akan koordinasi dengan DLH dan instansi lain untuk menyelesaikan masalah ini.

"Agar mata pencaharian warga tidak hilang dan dari usaha tersebut tidak membuat warga sekitar mengeluh karena asap dari pembakaran sampah. Karena permasalahan sampah ini menjadi tugas bersama untuk menyelesaikannya," pungkasnya.(sul)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top