Orasi Ilmiah, 8 Pelajar Indonesia Tampil Memukau di StuNed Day 2019 Belanda - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Orasi Ilmiah, 8 Pelajar Indonesia Tampil Memukau di StuNed Day 2019 Belanda

Pendidikan
orasi ilmiah 8 pelajar indonesia tampil memukau di stuned day 2019 belanda
StuNed Day 2019

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta : Delapan pelajar Indonesia penerima beasiswa StuNed yang masih menyelesaikan studinya

di berbagai universitas di Belanda menyuguhkan suatu sajian ilmiah yang segar, menghibur dan sekaligus menginspirasi.

“StuNed Talks” “20 Years of StuNed – It’s about Impact!” yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan StuNed Day 2019, digelar di Aula Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), di Den Haag, Belanda, Sabtu (02/03/2019) lalu.

Delapan mahasiswa dengan academic paper-nya yang tampil pada “StuNed Talks – Dari
Negeri Belanda untuk Negeri” StuNed Day 2019 tersebut adalah:

1. Annisa Hedlina Hendra Putri, “The Contribution of Digital Health Solution to Universal
Access to Health in Bontang, East Kalimantan, Indonesia” (Leiden University);

2. Pararawendy “Berkenalan dengan ‘Machine Learning‘ dan Sepotong
Implementasinya” (Leiden University);

3. M. Agni, “Understanding the Plant Early Warning System: Identification of Chitin
Receptors in Tomato” (Wagenigen University and Research);

4. Atina Rosydiana, “Women and Kretek in Kudus” (Wagenigen University and Research);

5. Ingrid Sitorus, “Having Fun in Learning the Process of Port Development: Play the
Game!” (TU-Delft);

6. Cecilia Juwita, “Beyond Authority: Legitimacy of Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Certification Scheme” (Wagenigen University and Research);

7. Stella Dimitri, “A Synthesis of Agronomy and Ecology via Intercropping: The Case of
Organic Cabbage” (Wagenigen University and Research);

8. Andi Cipta A., “Ada Apa dengan Perempuan Pekerja Serikat Buruh?” (Institute of. Social Studies , Erasmus University)

Acara yang digagas dan dimoderasi oleh Muhammad Ulil Ahsan, salah seorang penerima
beasiswa StuNed yang juga sedang menyelesaikan studinya di Wagenigen Univesity and
Research menegaskan bahwa bukan kemampuan akademik yang menjadi masalah bagi para peneliti dan pelajar Indonesia , namun kurangnya keberanian dan kepercayaan diri untuk tampil, dan berbagi tentang pemikiran akademis dan ide-ide inovatifnya.


" Studi di Belanda justru memberikan ruang terbuka bagi para pelajar untuk membuka ‘lapak’nya dimanapun mereka berada. Di akhir acara semua sepakat bahwa seorang pembelajar sejati bukanlah mereka yang hanya hebat ilmunya ,namun mereka yang memilki kearifan untuk membuka diri terhadap ilmu lainnya sehingga ilmunya lebih kaya dan akan membawa lebih
banyak manfaat," ujar Ahsan, dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu, (06/03/2019).

Ahsan menuturkan, suasana ceria, penuh inspirasi dan sarat pengetahuan baru, serta pesan positif sangat mewarnai StuNed Day tahun ini.

" Begitulah terobosan cerdas serta brilliant dari para StuNed awardees yang menggelar ‘lapak ilmiah’ mereka di StuNed Day 2019," kata dia.

Hanya bermodalkan selembar karton, kedelapan topik ilmiah tersebut diramu dan disajikan dengan ciamik, lugas, bernas,
namun casual dan fun sehingga mudah untuk diserap oleh semua peserta yang berasal dari berbagai bidang ilmu.

" Para peserta forum ilmiah itu dengan penuh antusiasme
mendengarkan dengan seksama dan berpindah secara teratur dari satu presentasi ke presentasi lainnya, dari satu topik ke topik selanjutnya," terang Ahsan.

Menurut Ahsan, Fomat paparan yang disajikan mirip acara speed dating ini mampu menstimulasi peserta untuk berlomba mengajukan pertanyaan sehingga kadang pada saat bel dibunyikan pertanda perpindahan peserta ke
pemapar selanjutnya, para pemapar masih sibuk melayani pertanyaan yang bertubi-tubi.

" Sungguh mencengangkan melihat seorang mahasiswa program hukum yang dengan sangat antusias dan wajah penasaran membombardir pemapar yang menggelar materi tentang tentang konsep neural network dan persamaan matematika tingkat dewa," imbuhnya.

Selanjutnya, ketika seorang mahasiswa bidang matematika yang merasa terharu karena baru kali ini ia melihat mata-mata berbinar para peserta forum yang sebagian besar adalah para pelajar ilmu hukum dan ilmu sosial pada saat mendengarkan paparan 8 menitnya tentang machine learning, Atau ketika semua sepakat bahwa pemaparan tentang hama pada tanaman tomat mampu disajikan lebih entertaining dibandingkan dengan stand-up comedy di program televisi.

Ahsan menambahkan, paper ilmiah dari delapan penelitian berbeda para StuNed awardees itu, meyakinkan kita untuk tidak lagi melihat ilmu pengetahuan dengan sekat – sekat ego sektoral, melainkan dengan positive attitude yaitu keterbukaan dan kesadaran bahwa tidak ada ilmu yang berdiri sendiri; bahwa ilmu hanya akan dapat terimplementasi untuk memberikan dampak positif jika dipadukan, dan diharmonisasikan dengan ilmu lainnya, " katanya.

Beasiswa StuNed StuNed
singkatan dari Studeren in Nederland, atau studi di Belanda, adalah program beasiswa yang
merupakan bagian dari kebijakan kerjasama pembangunan pemerintah Belanda.

Kerangka kerjasama bilateral tersebut tercantum dalam Multi-Annual Policy Framework 2014 - 2017 yang memiliki 6 bidang yang diprioritaskan yaitu Perdagangan Internasional, Keuangan dan
Ekonomi (International Trade, Finance and Economics), Transportasi, (Agro) logistik dan
Infrastruktur (Transport, (Agro)logistics and Infrastructure), Keamanan dan PenegakanHukum (Security and Rule of Law), Air (Water), Agro-Pangan dan Hortikultura (Agro-Food and
Horticulture), Manajemen Kesehatan (Health Management). Sejak diluncurkan tahun 2000,

StuNed sudah memberikan beasiswa bagi sekitar empat ribu orang Indonesia.

Nuffic Neso Indonesia adalah
Organisasi non profit di Belanda yang ditunjuk resmi menangani kerja sama internasional di
bidang pendidikan dan didanai oleh pemerintah Belanda.

Nuffic Neso Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi secara cumacuma mengenai lebih dari 2.100 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris.

Nuffic Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda serta menawarkan, mewakili pemerintah Belanda,beasiswa untuk warga negara Indonesia setiap tahunnya.

***Alex.





Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top