Jari'98 Diperiksa Bawaslu Tangsel Terkait Dugaan Money Politik Di Tandon Ciater - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Jari'98 Diperiksa Bawaslu Tangsel Terkait Dugaan Money Politik Di Tandon Ciater

Kota TangSel
jari98 diperiksa bawaslu tangsel terkait dugaan money politik di tandon ciater
Bawaslu Tangsel periksa Jari'98

MEGAPOLITANPOS.COM,Tangsel- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan memanggil Ketua Forum Komunitas Jaringan Aktifis Reformasi (JARI'98) Tangerang Selatan ke kantor Bawaslu Tangsel pada Rabu (27/2/19) terkait dugaan kegiatan aksi bagi-bagi uang atau Money Politik oleh komunitas Jari'98 yang dilakukan pada acara Jari'98 di Tandon Ciater, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, pada tanggal 17 Pebruari 2019.

Jazuli Komsioner Bawaslu Kota Tangerang Selatan kepada para awak media yang menghubunginya via handphone mengatakan hari Rabu ini Bawaslu Kota Tangsel memanggil Dua orang pimpinan Jari'98 atas nama Agus Darsa dan Willy Perkasa untuk dimintai klarifikasinya terkait kegiatan bagi-bagi uang kepada warga masyarakat di Tandon Ciater, Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan pada 17 Pebruari 2019.

"Hari ini Bawaslu memanggil Dua orang terlapor atas nama Agus Darsa dan Willy Perkasa selaku terlapor atas dugaan kegiatan bagi-bagi uang di Tandon Ciater pada hari Minggu tanggal 17 Pebruari 2019. Mereka berdua kita minta klarifikasi dengan 30 pertanyaan atas perbuatan tersebut. Dan rencananya besok Kamis 28 Pebruari 2019, Bawaslu juga akan memangil Dua orang lagi yaitu Iwan Rahayu dan Abdul Rosyid selaku anggota Tim Kampanye Daerah (TKD) Capres paslon nomor urut 01 untuk dimintai klarifikasinya terkait kegiatan Jari'98," terangnya.

Willy Perkasa salah seorang pimpinan komunitas Jari'98 saat memberikan keterangan pers usai pemeriksaan oleh Bawaslu Tangsel didampingi oleh Gakumdu, Kejaksaan Negeri Tangsel serta Polres Tangsel, menyatakan bahwa, Jari'98 bukan merupakan bagian dari tim Kampanye Nasional tim TKN Jokowi-Ma'ruf Amin. Dan Jari'98 memenuhi panggilan Bawaslu Tangsel guna diminta klarifikasi terkait kegiatan bagi-bagi uang atau money politik di Tandon Ciater pada Minggu,17 Pebruari 2019 yang lalu.

"Menurut kami Jari'98, kegiatan bagi-bagi uang di Tandon Ciater adalah sah-sah saja. Karena menurut kami itu adalah merupakan sedekah untuk keluarga kami sendiri. Masa gak boleh kami bersedekah untuk keluarga sendiri ?. Dan kegiatan tersebut merupakan kegiatan pencerahan untuk keluarga kami sendiri agar memilih kembali Jokowi untuk Dua periode. Dan kegiatan kami tersebut dilindungi oleh UUD Pasal 28 serta Pasal 24 UU HAM yang menyatakan kebebasan untuk berserikat dan mengeluarkan pendapat dimuka umum," ujar Willy berkilah.

Sementara itu beberapa awak media yang menunggu tim komisioner Bawaslu Tangsel dan juga Kejaksaan Negeri Tangsel, mengaku kecewa dengan kedua institusi negara tersebut. Pasalnya saat acara pemeriksaan Kedua aktivis Jari'98 sedang berlangsung, beberapa awak media sudah meminta Kedua institusi untuk memberikan keterangan pers, dan dijanjikan akan memberikan keterangan usai acara pemeriksaan.

"Gimana seh neh pihak Bawaslu dan Kejaksaan Negeri Tangsel, katanya mau ngasih keterangan pers usai pemeriksaan, malah semuanya pada pergi diam-diam usai pemeriksaan, aneh," tandas FD.(BTL)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top