Pembangunan Desa Kampung Melayu Barat Jadi Skala Priorotas - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Pembangunan Desa Kampung Melayu Barat Jadi Skala Priorotas

Kab Tangerang
pembangunan desa kampung melayu barat jadi skala priorotas
Musrembang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Transparansi dan usulan dari masyarakat di tampung dan di bahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan yang di gelar, Kamis (08/02/2019), diaula Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Hadir dalam Musrembangdes, Kades Hermansyah, Sekertaris Camat Miftah, Jajaran muspika , instansi pendidikan, tokoh masyarakat, aktivis , aparat RT, RW, Kepala Dusun, unsur BPD.

Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Teluknaga, Muiftah STP dalam sambutannya mengatakan, untuk musyawarah perencanaan pembangunan dengan di gelar nya kegiatan ini merupakan usulan dari masyarakat, nanti setelah Musrenbang lanjut ke Musrenbang Kecamatan dan Kabupaten.

"Saya ucapkan terimakasih atas kehadiran dari berbagai instansi, dan aparat RT, RW, KADUS , Sekertaris camat berharap kegiatan ini berjalan sukses, pesan Saya dalam mengajukan program pembangunan yang benar benar skla perioritas," kata Miftah.

Sementara itu ketika di konfirmasi terkait kegiatan Musrenbang, Kepala Desa Kampung Melayu Barat Hermansyah mengatakan, bahwa hasil musyawarah tentunya semua usulan untuk kepentingan masyarakat, dengan di gelarnya Musrenbangdes suatu bentuk transparansi yang mana masyarakat harus tahu dan berhak mengajukan usulan.

"Kita berharap usulan di dalam Musrenbangdes bisa di realisasikan," kata Hermansyah Kades Kampung Melayu Barat.

Direktur Eksekutif Tangerang Utara Budi Usman mengatakan ada usulan yang masuk skala perioritas di APBN dan APBD, intinya semua usulan tetap di tampung namun yang terpenting dàhulu yang masuk skala perioritas.

"Saya sangat apresiasi yang mana usulan dari masyarakat di tampung dan transparan jadi masyarakat melalui RT dengan tahapan musyawarah dusun mempunyai hak untuk mengajukan pembangunan di wilayahnya, jadi masyarakat berperan penting dalam pembangunan desa," ujar Budi Usman.

Budi menuturkan, bahwa Prioritas Penggunaan Dana Desa juga dijelaskan lebih lanjut pada Permendes nomor 16/2018 Pasal 8 yang mana ada 5 ayat yang berhubungan pada kegiatan pembangunan non fisik seperti peningkatan SDM yakni Program Kegiatan Padat Karya juga termasuk dalam penanganan masalah kemiskinan dan juga pengangguran di desa dengan menciptakan lapangan kerja baru.

"5 program yang harus dijalankan, peningkatan SDM, Padat Karya, penanganan kemiskinan, dan menciptakan lapangan kerja," jelasnya.

Ia berharap pengurangan kegiatan infrastruktur untuk alokasi dana desa dan lebih fokus kepada kegiatan penanganan padat karya seperti normalisasi ringan saluran kali jaya yang memanjang hingga desa lainya serta edukasi mental warga terhadap lautan sampah yang di timbun oknum warga sepanjang aliran kali tersebut serta fasilitasi dan penyediaan tempat pembuatan sampah sementara yang memadai.

"Dana desa harus tepat sasaran sehingga pembangunan dapat berjalam lancar," tukaanya.(sul)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top