DPRD Pamekasan Angkat Bicara Soal DBD Di Pamekasan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

DPRD Pamekasan Angkat Bicara Soal DBD Di Pamekasan

Berita Daerah
dprd pamekasan angkat bicara soal dbd di pamekasan
Ilustrasi

MEGAPOLITANPOS.Com, Pamekasan - Demam Berdarah Deague (DBD) menjadi kewaspadaan bagi masyarakat Pamekasan. DBD bukanlah suatu penyakit biasa akan tetapi bisa meregang nyawa bagi penderitanya. Meningkatnya penderita DBD di Kabupaten Pamekasan membuat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Pamekasan, Madura angkat bicara, Senin (04/02/2019).

Kalangan masyarakat Pamekasan menjadi resah akan DBD sehingga keluhan masyarakat menjadi perhatuan besar bagi suara rakyat (DPRD Pamekasan).

Penderita DBD diawal tahun 2019 sudah mencapai 25 orang yang terserang nyamuk Aedes Aegipty dan dari jumlah penderita DBD sudah tercatat 2 yang meninggal dunia.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kapuaten Pamekasan, Sahur Abdi menjelaskan dari pihak Dinas Kesehatan setempat harus segera mengambil langkah kongkrit, semacam fogging ke desa-desa untuk menanggulangi masalah tersebut. Hal inu merupakan tanggung jawab Dinkes setempat atas persoalan DBD.

Dengan langkah yang kongkrit dari seluruh petugas Puskesmas setempat segera bergerak sigal ke pelosok pelosok desa untuk melakukan figing, karenanya ini sangat penting untuk mencegah penyakit DBD, jelasa Sahur.

Menurutnya dengan melakukan foging tersebut tidak disetiap harinya dilakukan. Dengan tindakan tersebut pihak petugas Puskesmas maupun Dinkes harus tepat pada sasaran dalam penanganan DBD ini dan menumbuhkan inisiatif serta melakukan alternatif lain terhadap masyarakat terkait DBD semacam sosialisasi dengan cara pencegahannnya.

Dinkes sangatlah dibutuhkan akan kesiagapannya terkait persoalan DBD dengan cara intensif pencegahan dari kota samapi ke pelisok desa dan dengan melakukan fogging tersebut kalangan masyarakat harus mengetahui hal itu, bahwasanya untuk penanggulangan penyakit DBD yang rawan menyerang masyarakat sudah menjadi tanggung jawab pihak Dinkes, tegas Sahur.

Sementara pihak Dinkese Ali Maksum Seketaris Dinas Kesehatan mengatakan kalau pihaknya sudah melakukan pencegahan termasuk fogging dengan sosialisasi kepada masyarakat melalui puskesmas setempat, tindakan tersebut rutin dilakukan, pungkasnya.(Dyh)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top