Penyegelan SPBU 34-15315 Sangat Memperihatinkan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Penyegelan SPBU 34-15315 Sangat Memperihatinkan

Kota TangSel
penyegelan spbu 34-15315 sangat memperihatinkan
SPBU 34-15315 disegel warga

Megapolitanpos.com - Warga telah menyegel SPBU 34-15315 Jln. Bhayangkara, Paku Jaya Serpong Tangerang Selatan, telah diketahui oleh PT. Pertamina dan DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Tangerang, Selasa (17/11)

Kejadian penyegelan oleh warga, menurut PT.Pertamina yang diwakili oleh Sales Senior Excutive Region III Ayub R, "operator nakal harus ditertibkan dan mengenai sangsi itu adalah inisiatif SPBU nya,"ujarnya kepada megapolitanpos.com.

Sedangkan dari DPC Hiswana Migas, Tedy S selaku Kepala Bidang SPBU Tangerang mengatakan, " kejadian ini sangat memperihatinkan dan jangan sampai terjadi lagi kepada SPBU lainnya," katanya saat di wawancarai via Handphone.

Kronologi penyegelannya yaitu karena pemecatan enam karyawan SPBU yang notabenenya warga Pakujaya, dijelas oleh Rochman sebagai koordinator aksi. Kami menuntut keenam karyawan tersebut bisa kembali bekerja dan upah pegawai juga harus sesuai UMR. Selama ini gaji yang diberikan oleh pihak manajemen tidak sesuai dengan aturan pemerintah.

Rochman menerangkan, pasca berdirinya SPBU sudah ada kesepakatan antara warga dengan pihak perusahaan kaitan kebijakan lingkungan dan kebijakan perusahaan. Akan menampung 60 persen warga Pakujaya untuk bekerja di SPBU namun sampai sekarang tidak mencapai kuota yang disepakati.

Terkait hal ini, " kita melakukan pembinaan dan pengecekan upah pegawai namun dari pihak perusahaan belum mampu membayar sesuai aturan pemerintah, "tutur Saiful Bahrum dari Dinas Tenaga Kerja (Dinasker) Kota Tangsel saat berada di lokasi demo.

Masih menurut Disnaker, perihal pengupahan, "dikarenakan jumlah omset penjualan maksimal di SPBU ini adalah 13.000 ton per hari, artinya apakah mampu membayar upah sesuai aturan pemerintah, dari tonasi itu kita hitung, "jelasnya

Belum lagi untuk bayar pajak, biaya operasional dan lainnya. Disnaker harus mengambil kesepakatan dua belah pihak, dan kalau upah yang diberikan kepada karyawan tidak sesuai dengan aturan pemerintah jelas ini ada sanksinya dan ini pidana tindak kejahatan. Kita lihat nanti mas, karena dari pihak perusahaan belum ada yang bisa ditemui, uangkapnya.



Hasil pantauan dilapanganPemilik SPBU 34-15315 Tedjo tidak ada ditempat pada saat kejadian yang ada hanya bagian HRD itu pun di tarik bajunya oleh massa pendemo pada saat mau mengamankan diri tapi segera diamankan petugas.

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top