Hari Ibu dan HUT DWP Jadikan Momentum Kebangkitan Perempuan Indonesia - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Hari Ibu dan HUT DWP Jadikan Momentum Kebangkitan Perempuan Indonesia

Peluang Usaha
hari ibu dan hut dwp jadikan momentum kebangkitan perempuan indonesia
Peringatan Hut DWP dan Hari Ibu di Kemenkop UKM

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi dan UKM Bintang Puspayoga berharap peringatan HUT DWP dan Hari Ibu bisa dijadikan sebagai momentum kebangkitan kaum perempuan di segala bidang kehidupan.

"Zaman sekarang, perempuan tidak lagi hanya sebagai penikmat pembangunan. Lebih dari itu, perempuan Indonesia harus memiliki peran besar dalam pembangunan bangsa. Kita harus bangga sebagai perempuan Indonesia", tegas Bintang pada acara HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi dan UKM ke-19 dan peringatan Hari Ibu ke-90, di Jakarta, Rabu (19/12).

Acara yang dihadiri Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dan seluruh jajarannya itu, mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan mampu memanfaatkan peluang kemajuan zaman. "Acara ini juga menyuguhkan bazaar yang diikuti para UKM yang seluruhnya UKM perempuan", tukas Bintang.

Bintang juga menginginkan peringatan HUT DWP dan Hari Ibu juga bisa dijadikan sebagai ajang introspeksi diri, bercermin diri, dan evaluasi diri. "Hakekat peringatan ini juga untuk mengingatkan generasi muda akan makna Hari Ibu. Karena, pergerakan kaum perempuan tidak bisa lepas dari sejarah panjang perjalanan negeri ini", kata Bintang.

Bintang pun bercerita, sebelum Era Reformasi, namanya masih Dharma Wanita. Setelah reformasi baru berubah menjadi Dharma Wanita Persatuan. "Keanggotaan DWP pun mengalami perubahan. Dulu, hanya istri ASNt(Aparatur Sipil Negara) dan perempuan ASN yang bisa menjadi anggota DWP. Sekarang, para janda ASN dan pensiunan juga boleh menjadi anggota DWP", jelas Bintang.

Selain itu, lanjut Bintang, terkait sistem keuangan DWP juga sudah mengalami perubahan. Di awal reformasi, Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi mandiri dengan tidak dibolehkan menggunakan fasilitas negara, termasuk dari sisi pendanaan. "Namun, setelah Munaslub terakhir, Dharma Wanita Persatuan sesuai AD/ART boleh mendapat dukungan anggaran dan fasilitas dari kementerian", ungkap Bintang.

Bintang menambahkan, selama ini DWP Kemenkop UKM sudah banyak melakukan kegiatan, diantaranya pasar rakyat, Baznas, zakat, Baksos panti asuhan dan panti jompo, hingga khitanan massal. "Kita akan terus mendukung seluruh program DWP yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan anggota dan masyarakat", pungkas Bintang.(AS)

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top