Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Dilaksanakan Dimadrasah - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Dilaksanakan Dimadrasah

Pendidikan
bulan imunisasi anak sekolah bias dilaksanakan dimadrasah
170 murid kelas 1 sampai kelas 3 telah mengikuti Imunisasi DT dan Td.

Megapolitanpos com - Setelah melaksanakan imunisasi campak dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada September lalu, Puskesmas Cilebut kembali memberikan imunisasi DT (Difteri Tetanus) dan Td (Tetanus difteri), seperti yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Jami’atul Falah Sukaraja Rabu 11/11.

Dahulu, jenis vaksin yang diberikan adalah TT (Tetanus Toxoid). Tetapi sejak muncul kembali penyakit difteri beberapa tahun lalu, vaksin yang diberikan menjadi DT dan Td untuk mencegah penyakit tetanus serta difteri. Dimulai sejak 4 November dan berakhir 19 November, sasaran imunisasi ini adalah murid-murid di 14 sekolah tingkat dasar yang tersebar di 8 SD dan 6 MI di wilayah kerja Puskesmas Cilebut.

Imunisasi DT diberikan untuk murid kelas 1 SD/MI. Sementara imunisasi Td untuk kelas 2 dan 3 SD/MI.
“Imunisasi adalah pemberian vaksin (virus yang dilemahkan) ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Ini diberikan mulai dari lahir sampai awal masa kanak-kanak,” terang petugas kesehatan Puskesmas, Agustina.

Dijelaskannya, imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi, belum cukup untuk melindungi dari penyakit penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I) sampai usia anak sekolah.

Hal ini disebabkan, sejak anak mulai memasuki usia sekolah dasar, terjadi penurunan terhadap tingkat kekebalan. Oleh sebab itu, pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia SD/MI yang pelaksanaannya serentak di Indonesia dengan nama BIAS.

“BIAS ini bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi anak-anak usia SD/MI terhadap penyakit campak, difteri dan tetanus. Karena itu kami harap ibu-ibu tidak perlu khawatir, jika anaknya diimunisasi di sekolah oleh petugas puskesmas,” imbuhnya.

Ketika BIAS dilaksanakan di salah satu sekolah terdapat siswa yang tidak masuk, maka akan dilanjutkan penjaringan di kemudian hari.

“Alhamdulillah 170 murid kelas 1 sampai kelas 3 telah mengikuti Imunisasi DT dan Td.

Manfaat BIAS akan dirasakan sendiri oleh si anak. Karena itu mereka seharusnya ikut BIAS,” tandas kepala MI Jamiatul Falah, Nurhayati.

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top