Warga Keluhkan Bau Busuk Dari Tumpukan Sampah Di Cileungsi - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Warga Keluhkan Bau Busuk Dari Tumpukan Sampah Di Cileungsi

Bogor
warga keluhkan bau busuk dari tumpukan sampah di cileungsi
Tumpukan sampah

MEGAPOLITANPOS.COM - Kabupaten Bogor. Warga di daerah kampung Rawabelut, Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, mengeluhkan joroknya tumpukan sampah yang kerap muncul di hadapan tempat tinggalnya.

Tumpukan sampah yang dimaksud terletak di samping fly over Cileungsi yang berada di Jalan Raya Jonggol - Cileungsi, tak jauh dari prapatan Cileungsi arah Jonggol.

Sejumlah warga yang ditemui megapolitanpos.com pada Jumat (9/11/2018) menyatakan, tumpukan sampah tersebut jarang diangkut oleh petugas sehingga menimbulkan bau busuk.

"Angkutannya mah tidak tentu kadang seminggu sekali diangkut, tapi itu sudah bau banget. Apalagi orang itu kan namanya pemulung sampah sudah dibungkus, dikorek lagi, sampai belatungnya ke jalan," kata Nyong (48), seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi tumpukan sampah.

Nyong menuturkan, sampah yang menumpuk di sana sebenarnya berasal dari sampah pengendara motor dan mobil melempar kantong plastik yang berisikan sampah.

"Sampah ini dari orang lewat yang mengendarai motor dan mobil, tapi
saya mau tegur langsung ngebut aja. Padahal disini kan termasuk jalan besar harusnya pemerintah lebih memperhatikan lagi," kata Nyong.

Haris, warga lainnya, mengeluhkan jarangnya sampah-sampah itu diangkut. Ia menyebut, tempat sampah tidak ada dan waktu pengangkutan sampah tidak menentu.

"Disini tidak ada tempat sampah dan jarang banget diangkut, masa kadang seminggu baru diangkut mobil sampah, sudah keburu numpuk baunya juga sudah mencemari lingkungan," kata Haris.

Ia berharap, lokasi pembuangan sampah dapat dibuat dan dipindah atau sampah-sampah yang ada disana dapat segera diangkut menggunakan truk.

Berdasarkan pantauan megapolitanpos.com, sampah terlihat tak menumpuk tapi berserakan dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Beberapa jenis sampah yang terlihat di sana didominasi oleh sampah plastik walau terlihat juga sampah basah seperti bekas makanan yang sudah basi.

Sutisna Sekretaris Desa Cileungsi ketika ditemui diruangannya pada Jumat (9/11/2018), dia menyatakan bahwa pihaknya sudah bolak balik melakukan tindakan bahkan sudah dipasangi papan pengumuman tentang larangan membuang sampah dan selalu hilang.

"Saya sudah menugaskan anggota linmas berjaga disana tapi ketika sudah tidak di jaga lagi malah ada lagi sampah. Saat ini itu salah satu pekerjaan buat kami, tetapi seharusnya yang lebih berwenang adalah UPT Sampah. Tolong ditanyakan saja ke UPT," bebernya sambil mengakhiri sesi wawancara.**(lu/gi).

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top