SDN Limusnunggal Bangun MCK Bebankan Wali Murid - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

SDN Limusnunggal Bangun MCK Bebankan Wali Murid

Bogor
sdn limusnunggal bangun mck bebankan wali murid
Pembangunan MCK

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Bogor - Wajib belajar 9 tahun yang digadang-gadang oleh pemerintah sepertinya belum dapat dirasakan oleh kalangan masyarakat yang kurang mampu. Pasalnya anak didik yang ingin menimba ilmu terkadang dihadapkan dengan biaya yang tidak ada.

Seperti yang terjadi baru-baru ini di SD Negeri Limusnunggal 01 Cileungsi, Kabupaten Bogor. Orangtua murid terpaksa harus menerima sebuah kebijakan yang dinilai terlalu berlebihan yaitu biaya untuk membangun kamar mandi dibebankan kepada orangtua murid.

Pihak sekolah berdalih, bahwa mereka sudah meminta ijin kepada Kepala Dinas Pendidikan, sehingga kebijakan menarik dana dari murid dianggap tidak ada masalah.

"Kamar mandi dibangun orangtua murid, itu semuanya di serahkan ke Komite. Kamar mandi sudah urgent dan hasil musyawarah orangtua murid diadakan pungutan dan diijinkan Kepala Dinas," Kata Jaja selaku Kepala Sekolah saat ditemui wartawan diruang kerjanya pada Rabu (7/11/2018).

Kepala Sekolah juga menjelaskan bahwa adanya pungutan tersebut di karenakan kurangnya fasilitas WC. Yang ada hanya 2 ruangan sementara jumlah murid sekitar 900 orang.

"Untuk biayanya dapat nih seratus ribu per murid, namun untuk anak yatim dan kurang mampu tidak dipintai, dan kalau anaknya ada 2 orang sekolah disini biayanya dikurangi," ujar Jaja didalam ruangannya yang tergolong mewah karena lantai berkarpet bulu empuk.

Sebelumnya beberapa orang tua murid mengeluh dengan adanya pungutan tersebut, mereka juga mengungkapkan bukan kali ini saja pihak sekolah melakukan pungutan terhadap orangtua murid.

"Kami sudah bayar mas Rp100.000, kalau anaknya ada 2 jadi Rp150.000, anak saya aja sudah 3 sekolah disini, kadang dimintai buat pelebaran jalan, pokoknya setiap ada murid baru pasti ada pungutan. Kalau kita belum bayar gurunya pasti akan minta sehingga anak-anak jadi malu otomatis kita bayar, tapi tolong ya jangan bilang dari saya," kata orangtua murid kepada wartawan.

Saat berita ini diturunkan wartawan belum melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.**(Anjar).

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top