Menkop Puspayoga: Program Jokowi Untuk Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Menkop Puspayoga: Program Jokowi Untuk Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat

Peluang Usaha
menkop puspayoga program jokowi untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat
Menkop Puspayoga, saat kunker di Kuningan

Megapolitan pos.com, Kabupaten Kuningan - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan kesejahteraan masyarakat sangat nyata. Sejumlah kebijakan yang berpihak kepada rakyat telah dilakukannya.

“ Banyak program Presiden Jokowi demi pemerataan kesejahteraan masyarakat diantaranya pembangunan infrastruktur, dana desa, KUR, penurunan pajak bagi UKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen, Jokowi mengejar tingkat pertumbuhan ekonomi, kalau pertumbuhan ekonomi meningkat, maka lapangan kerja meningkat dan kemiskinan akan menurun, “ ujar Menkop Puspayoga, pada saat Kunjungan kerja di Kabupaten Kuningan, Jum'at (2/11/2018).

Menkop menuturkan gejolak perekonomian dunia yang semakin tidak jelas tidak perlu dikhawatirkan, karena Pemerintah akan berupaya optimal agar pelemahan tersebut tidak membawa pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“ Gejolak perekonomian dunia semakin tidak jelas , lemah akibat persaingan dagang AS dan china, tapi kita harus bersyukur bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di antara G20 masuk dalam urutan ke 3 setelah India dan China kemudian Korea, Jepang jauh di belakang,” tuturnya.

Dia menegaskan perekonomian nasional dalam empat tahun terakhir berjalan sangat baik meski di tengah ketidakpastian global. UMK telah terbukti menjadi penyangga ekonomi nasional seperti tahun 1998, Menkop menggambarkan krisis tahun 1998, bank NPL nya macet, waktu itu minus 7 - 13 persen . sekarang tumbuh 5,27persen.

“ Dulu untuk pengusaha kecil KUR berbunga 22 persen sedangkan pengusaha besar 12 persen dimana letak keadilan, KUR yang 22 persen sekarang turun menjadi 7 persen, ini komitmen Jokowi dalam pemerataan kesejahteraan, “ kata Menkop Puspayoga.

Ditambahkannya, kebijakan penurunan suku bunga KUR menjadi 7 persen dan penurunan pajak UMKM menjadi 0,5 persen adalah sebagian dari kemudahan tersebut. Kebijakan tersebut telah memberikan dampak terhadap pertumbuhan UMKM.

"Luar biasa komitmen Pak Presiden terhadap UKM, empat tahun ini adalah tahunnya UKM. Banyak kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk memberi kemudahan bagi UKM," kata Puspayoga .

Program pengembangan koperasi selama 4 tahun jalannya pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla mampu berkontribusi secara signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Hingga tahun 2017 kontribusi PDB koperasi meningkat menjadi 4,48 persen dari sebelumnya tahun 2014 hanya 1,71 persen.

Puspayoga mengatakan upaya yang dilakukan Kemenkop dan UKM agar pelemahan rupiah tidak berdampak signifikan yakni dengan memberdayakan sektor koperasi maupun usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM). Sebab sektor riil inilah dianggap memiliki daya tahan yang tinggi terhadap situasi krisis global.

“Ekonomi kita itu dikuasai oleh UKM yang ada di wadah koperasi, makanya situasi perekonomian global /pelemahan rupiah tidak terdampak besar bagi Indonesia, karena UKM dan koperasi kuat. Kalau dolar naik yang terdampak itu pengusaha besar bukan UKM,”imbuhnya.(AS)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top