Puluhan Orang Jadi Korban Penipuan Calo Tenaga Kerja - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Puluhan Orang Jadi Korban Penipuan Calo Tenaga Kerja

Bogor
puluhan orang jadi korban penipuan calo tenaga kerja
Ilustrasi

MEGAPOLITANPOS.COM - Kabupaten Bogor. Puluhan orang mengaku menjadi korban penipuan calo perekrut tenaga kerja di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Korban bukan hanya warga Bogor, tapi dari berbagai daerah diluar Jawa Barat. Masing - masing mengalami kerugian jutaan rupiah. Kasus ini belum mereka laporkan ke Mapolres Bogor.

Salah seorang korban asal Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, yang berinisial ES (18), menceritakan, kasus ini berawal dari kabar lowongan pekerjaan di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Textile di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Namun syaratnya masing-masing calon tenaga kerja harus menyediakan uang pelicin sebesar Rp 2,5 juta.

“Kabar itu kami terima dari teman. Katanya PT JS yang ada di Cileungsi menerima calon karyawan besar-besaran dengan gaji di atas Rp 3 juta. Karena banyak yang ikut saya pun ikut melamar meskipun pakai uang pelicin,” katanya kepada wartawan di Cileungsi, Sabtu (20/10/2018).

Menurut ES, yang membuatnya yakin, pihak calo tenaga kerja meyampaikan bahwa karyawan di perusahaan tersebut bisa melalui dia dengan catatan bersedia memberikan sejumlah uang untuk pelicin. Meski sudah memberikan sejumlah uang sejak tiga bulan lalu, hingga sekarang mereka tidak kunjung dipekerjakan.

“Saat itu kami dan teman-teman yang ada di berbagai daerah mendatangi PT JS di Cileungsi. Di sana pihak perusahaan mengaku tidak melakukan perekrutan tenaga kerja. Sejak itu kami baru sadar kami tertipu. Dan kami mendatangi rumah calo tenaga kerja tapi mereka malah tidak mau mengembalikan uang kami. Jumlah korbanya ada sekitar 12 orang lebih dan berasal dari berbagai daerah,” tuturnya.

Korban lainya, LA (nama inisial), mengaku berasal dari Sumut. Dia juga mengaku telah menyerahkan uang pelicin. “Kami lebih sepuluh orang yang jadi korban,” cetus dia.

Dorand Sidauruk (47) Warga Kirab Remaja, Cieungsi mengaku, sudah mengetahui informasi tersebut dia prihatin atas kejadian yang menimpa para korban, beliau berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Saya dapat informasi dari para korban beberapa hari yang lalu. Mereka mengaku bahwa mereka sudah memberikan sejumlah uang kepada siopung di Kampung Kirab Remaja, Cileungsi untuk pelicin. Saya juga kaget sebab selama ini saya tidak pernah mengetahui bahwa siopung itu jadi calo tenaga kerja," ujar Dorand kepada Wartawan pada Sabtu (20/10/2018).

Dihubungi terpisah, Kapolsek Cileungsi, Kompol Asep Fajar, mengaku belum mengetahui terkait adanya puluhan orang yang menjadi korban calo perekrutan tenaga kerja di wilayah hukumnya. Pelaku mencatut nama PT JS.

“Kasus ini saya belum tau. Silahkan dilapor ke Polsek Cileungsi. Wartawan juga coba konfirmasi ke pihak Disnaker. Nanti kami akan selidiki, untuk informasi selanjutnya akan saya sampaikan langsung,” ujar Asep sapaan akrab Kapolsek Cileungsi ketika dihubungi melalui ponsel Minggu (21/10/2018).

Sementara itu, Direktur Lembaga Pemantau Kebijakan Pemerintah (LPKP) Rahmatullah mengatakan, penerimaan tenaga kerja dengan menggunakan uang pelicin sudah pelanggaran dan harus ditindak dengan tegas, Kabupaten Bogor kan Tegar Beriman jangan dijadikan menjadi surga para calo.

"Saya minta dengan tegas, Polisi dan Pemerintah Kabupaten Bogor harus mengusut kasus yang menimpa para pencari kerja, tangkap dan Pidanakan para pelaku itu," kata pria yang sebelumnya dikenal masyarakat waktu memimpin pergerakan Mahasiswa yaitu Forum Mahasiswa Bogor (FMB).(lu).

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top