Terkait Sungai Cileungsi, Menteri KLHK diminta Evaluasi Kinerja Dirjen Gakkum - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Terkait Sungai Cileungsi, Menteri KLHK diminta Evaluasi Kinerja Dirjen Gakkum

Hukum
terkait sungai cileungsi menteri klhk diminta evaluasi kinerja dirjen gakkum
Sungai Cileungsi

MEGAPOLITANPOS.COM - Kabupaten Bogor. Beberapa waktu yang lalu publik dihebohkan dengan pemberitaan sungai Cileungsi yang tercemar. Akibat pencemaran sungai tersebut banyak pihak yang memberikan perhatian termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Namun perhatian yang diberikan KLHK melalui Dirjen Gakkum (Direktur Jenderal Penegakan Hukum) itu sangat disayangkan berbagai pihak karena saat ini Rabu (3/10/2018) pukul 17-00 Wib sungai Cileungsi kembali tercemar, warnanya berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan aroma tak sedap, dan kalau ditelusuri di Jembatan Wika kondisi air masih jernih namun di Jembatan Cileungsi warna air sudah menghitam.

Akibat pencemaran itu PKLP ingin Dirjen Gakkum dicopot karena dianggap tak becus menangani pencemaran sungai Cileungsi."Ganti Dirjen Gakkum karena nangani pencemaran sungai Cileungsi saja nggak benar," kata Anggi selaku aktifis Pemerhati Kebijakan dan Layanan Publik (PKLP) di Jembatan Cileungsi pada Rabu (3/10/2018) pukul 17-00. Wib menanggapi tercemarnya sungai Cileungsi.

Aktifis PKLP ini menjelaskan, beberapa waktu yang lalu team dari Dirjen Gakkum KLHK sudah bolak - bolik mendatangi sungai Cileungsi untuk menyelidiki pencemaran itu bahkan team dari PKLP ikut membantu, namun sampai saat ini, sama sekali kita tidak mengetahui apa hasil penyelidikan yang dilakukan mereka.

"Umumkan dong pabrik mana yang membuang limbah itu, berikan sangsi kepada pengusaha yang nakal itu bila perlu pidanakan biar ada efek jera," imbuhnya.

Informasi yang dikumpulkan dari sumber yang dipercaya, selama dalam penyelidikan bahwa team Dirjen Gakkum KLHK sudah menemukan dua perusahaan yang diduga sebagai penyebab tercemarnya sungai Cileungsi.

Kedua perusahaan tersebut berada dipinggiran sungai Cileungsi dan diduga bermasalah dan seharusnya tidak boleh beroperasi sebelum ada perbaikan yaitu PT. A di Kecamatan Cileungsi tidak memiliki pengelolaan air limbah, sementara PT. K di Kecamatan Gunung Putri sedang melakukan perbaikan pengelolaan air limbah.(lu).

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top