Janggal, Tersangka Pembunuh Orangutan Dijerat Dengan UU Darurat - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Janggal, Tersangka Pembunuh Orangutan Dijerat Dengan UU Darurat

Hukum
janggal tersangka pembunuh orangutan dijerat dengan uu darurat
Orangutan yang mati sedang dievakuasi petugas

MEGAPOLITANPOS. COM-Jakarta-Kasus pembunuhan orangutan di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan tepatnya di kawasan milik PT WSSL II, mulai terungkap.

Sebagaimana diberitakan, Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalteng memastikan saat ini sudah menangkap dua orang pembunuh satwa dilidungi tersebut. Hanya saja polisi belum berani secara rinci mengungkap hal tersebut. Walaupun dua orang itu sudah menjadi tersangka.

"Kita sudah tetapkan tersangka. Ada tersangkanya dari masyarakat. Jadi saat ini tinggal pembuktian lebih. Maka itu sekarang lagi menunggu hasil DNA. Kalau cocok, nanti Polda Kalteng melalui Ditkrimsus akan menggelar rilis, kita akan sampaikan ke media secara terang," tutur Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Pol Adex Yudiswan, Senin (6/8).

Adex menyampaikan, saat ini pihaknya juga terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan orangutan itu. Meski penyidik tetap menunggu hasil DNA.

”Kuat dugaan mereka pelakunya. Tetapi siapa nama dari kedua tersangka itu nanti dirilis akan disampaikan. Yang jelas, mereka merupakan warga sekitar,” tutur Adex.

Adex menjelaskan, kedua terduga pembunuh orangutan bernama Bean tersebut, mendekam di rumah tahanan Mapolda Kalteng karena kepemilikan senjata api dan senjata tajam tanpa izin. Tetapi Polisi yang menangani kasus tewasnya Bean dengan cara mengenaskan tersebut, mengarah kedua orang yang sudah diamankan pihaknya tersebut.

"Untuk lebih lengkapnya nanti akan kami akan pers riliskan masalah ini ke awak media. Sabar saja duluya karena sudah ada titik terang masalah ini, hanya saja menyamakan barang bukti yang berada di lapangan dengan milik kedua pelaku itu," kata mantan Kapolres Kota Gresik itu.

Adex menambahkan sementara ini dalam kasus itu, pihaknya tidak menjerat tersangka dengan UU menjerat mereka dengan UU Darurat.

"Minggu depan, secara lengkap kita rilis terhadap kasus pembunuhan orangutan berjenis kelamin jantan yang diperkirakan berusia 20 tahun ditemukan dalam kondisi rusak dan terdapat luka di sekujur badannya.

Diberitakan sebelumnya, Bean ditemukan membusuk dan tak bernyawa di kanal area land clearing, Blok Q45, Elang Estate 3, Kebun 5, Afdeling 19, perkebunan kelapa sawit milik PT Wana Sawit Subur Lestari (WSSL) II, Desa Tanjung Hanau, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Minggu (1/7) lalu.

Dari pemeriksaan terhadap jenazahnya ditemukan( tujuh peluru senapan angin disertai luka terbuka oleh benda tajam, yang didominasi posisinya di bagian lengan.

Penyidikan kasus ini, tergolong lamban. Polda Kalteng sempat mengancam Kasat Reskrim Polres setempat (Seruyan) akan dievaluasi jika tidak berhasil mengungkap kasus tersebut.(dhan/*)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top