Gerakan Tagar #2019GantiPresiden Harus Bisa Satukan Elemen Pro Perubahan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Gerakan Tagar #2019GantiPresiden Harus Bisa Satukan Elemen Pro Perubahan

Politik
gerakan tagar 2019gantipresiden harus bisa satukan elemen pro perubahan
Diskusi Suara Warga Di Jakpus

Jakarta. Diskusi bertajuk "Gerakan #2019GantiPresiden : ArahnyaKesiapa ?" di gelar di Jakarta siang tadi (7/8) oleh Suara Warga.

Agung Nugroho, Koordinator Suara Warga menjelaskan tujuan diskusi tersebut adalah untuk mengisi ruang kosong yang selama ini ada di gerakan ganti presiden yang terkenal dengan hastag #2019gantipresiden.

Menurut Agung Nugroho, gerakan ganti presiden selama ini masih sebatas show a forces belum memuat program tuntutan yang selama ini menjadi problem kehidupan sosial ekonomi rakyat.

"Diharapkan diskusi ini bisa menjadi pematik agar muncul gerakan gerakan yang bertujuan sama namun lebih mengusung program kehidupan sosial rakyat selama ini" ujar Agung Nugroho dalam keterangan persnya seusai acara.

Selain itu Agung panggilan akrabnya menambahkan bahwa diskusi tersebut juga untuk mendorong gerakan ganti presiden juga dapat mengkerucutkan nama capres yang akan didukung dan senafas dengan keinginan rakyat yang ingin ada perubahan.

"Banyak tokoh alternatif yang dapat diusung sebagai lokomotif perubahan dalam pilpres 2019 ini misalnya Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono, Rijal Ramli, dan lain lain. Harus sudah memunculkan nama capres dan cawapres yang akan diusung dan didukung 2019 nanti" papar Agung.

Senada dengan Agung, ketua umum Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah menyatakan bahwa perlu ada muatan program politik yang jelas di gerakan ganti presiden 2019 ini sehingga akan banyak melibatkan elemen rakyat lainnya yang merasa tuntutannya terwakili di gerakan ganti presiden.

"Buruh pasti akan bergabung ketika isu tuntutan buruh juga diusung oleh gerakan ganti presiden. Apalagi buruh selama ini paling berhadapan langsung terhadap kebijakan ekonomi dan investasi yang dikeluarkan pemerintah Jokowi saat ini" ungkap Ilhamsyah.

Ilhamsyah juga menambahkan bahwa saat ini buruh pun masih belum menentukan kemana pilihannya nanti di pilpres 2019 sehingga jika gerakan ganti presiden ini bisa diperluas dan memuat tuntutan program politik yang mewakili kepentingan buruh.

"Tidak menutup kemungkinan gerakan ini akan menjadi besar karena politik akan menjadi menarik dan ilmiah" tegas Ilhamsyah.

Selain itu, inisiator gerakan ganti presiden Mardani Ali Siera yang hadir dalam acara diskusi tersebut juga menyatakan siap membuka diri untuk bergabungnya elemen rakyat lainnya yang memiliki kesamaan visi yaitu perubahan di 2019.

"Memang tahapannya sekarang masih dalam konsolidasi kekuatan setelah itu baru akan masuk ketahap konsolidasi program tuntutan" ujar Mardani Ali Siera.

Mardani juga menyatakan bahwa gerakan ganti presiden siap menerima segala masukan dari masyarakat termasuk usulan siapa tokoh alternatif yang akan diusung 2019 nanti.

"Insha Allah 2019 nanti kita punya presiden baru yang muda dan visioner yang sejalan dengan nafas perjuangan mewujudkan keadilan sosial" tutup Mardani Ali Siaera.

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top