Terlibat Tawuran Membacok Warga, 5 Pelajar Diganjar Hukuman Penjara Oleh PN Tangerang - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Terlibat Tawuran Membacok Warga, 5 Pelajar Diganjar Hukuman Penjara Oleh PN Tangerang

Hukum
terlibat tawuran membacok warga 5 pelajar diganjar hukuman penjara oleh pn tangerang
Sidang vonis 5 pelajar di PN Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Terlibat tawuran sampai membacok seorang warga di Kecamatan Batuceper, sebanyak 5 pelajar harus menerima ganjaran penjara, yang divonis oleh Hakim PN Tangerang, Rabu (11/7) 2018.

Kelima pelajar tersebut adalah Andi Fernando Tambunan, Reja Amanda, Muhammad sidik, Muhammad Bayu, dan Gali Esha Tama.

Para terdakwa dijerat pasal 170 ayat (1) oleh Jaksa penuntut umum Gojali SH., sedangkan majelis Hakim Lebanus sinurat SH tidak sependapat dengan tuntutan jaksa. Majelis Hakim memberikan hukuman 1 tahun penjara ke 5 terdakwa.

Lebanus Sinurat mengatakan dalam amar putusan perbuatan terdakwa sudah dimaafkan oleh keluarga korban dan sudah ada surat damai. Penilain Hakim para terdakwa sopan dalam persidangan, masih muda, sedangkan ketiga terdakwa lainnya masih dalam pendidikan di sekolah.

Kuasa hukum terdakwa merasa keberatan atas tuntutan Jaksa, yaiti dakwaan ke satu melanggar pasal 170 ayat 2 KUHP dan dakwaan Jaksa batal demi hukum.

Dari visum etrevertum RSUD Kota Tangerang membuktikan perbuatan para pelaku. Barang bukti gagang clurit kayu dan gagang clurit warna merah berikut batang sapu, di rampas untuk di musnahkan. Adanya barang bukti dari kejadian perkara, Majelis Hakim menilai membuktikan pasal 170 ayat (1) sudah cukup bukti. Yaitu Unsur barang siapa, dengan terang terangan mengakibatkan korban luka luka.

Disebutkan dalam persidangan, para terdakwa datang ke lokasi di daerah Batu Ceper menggunakan sepeda motor sengaja untuk tawuran. Ketika terdakwa mendengar ada tawuran mereka meluncur ke tempat kejadian perkara daerah Batu Ceper.

Dalam peristiwa kejadian, terdakwa ditegur oleh korban Didit, agar para pelajar tersebut membubarkan diri, tetapi teguran korban malah dibalas dengan hujaman clurit oleh terdakwa.

Terdakwa menyabetkan celuritnya ke korban Didit, menusuk punggung di bawah ketiak, memukul memakai helm.

Unsur dakwaan JPU terpenuhi dan para terdakwa harus dijatuhi hukuman sesuai dengan perbuatanya. Akibat perbuatan terdakwa saksi korban menderita luka bacokan dan memar pukulan benda keras. Barang bukti 2 bilah clurit dirampas untuk di musnahkan.

Sementara Kuasa hukum terdakwa Abel Marbun SH, mengatakan walaupun ia melakukan pembelaan minta di bebaskan, tetapi putusan majelis hakim sudah cukup pertimbangan.Pry/Jhn

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top