Aksi Unjuk Rasa Di SMPN 23, Ini Kata Turidi Anggota DPRD Kota Tangerang - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Aksi Unjuk Rasa Di SMPN 23, Ini Kata Turidi Anggota DPRD Kota Tangerang

Pendidikan
aksi unjuk rasa di smpn 23 ini kata turidi anggota dprd kota tangerang
Aksi unjuk rasa di depan SMPN 23

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Terkait dianggap tidak adil di dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Tangerang, warga RW 04 Kelurahan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang Kota Tangerang kembali melakukan aksi unjuk rasa, di SMPN 23 Jalan Kiyai Maja Kelurahan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang Kota Tangerang, Senin (9/7) 2018.

Unjuk rasa dilakukan kembali karena belum adanya kebijakan lokal dari sekolah maupun Dindik Kota Tangerang. Dalam aksi tersebut diikuti sekitar 25 orang yang melakukan unjuk rasa di gerbang SMPN 23.

Menurut Feri ketua aksi unjuk rasa, ia meminta keadilan kepada Pemkot daerah terkait PPDB 2018, untuk mengkaji ulang juklak dan juknis PPDB. "ya kami minta Pak Kadis agar menjadi Kadis yang kreatif, buat kebijakan lokal yang pro rakyat kecil, untuk dapat menjalankan secara adil Permendikbud No.14 Tahun 2018," katanya.

Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra Turidi Susanto, mengatakan untuk peristiwa tersebut Fraksi Gerindra sangat menyayangkan sistem zonasi. "Gimana keadilan bisa didapat warga setempat, banyak yang tidak diterima, ada 25 orang yang gak bisa masuk di sekolah tersebut, padahal sekolahnya berada dilingkungan setempat, ya semoga ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk kedepannya dengan merubah sistem tersebut," ucapnya.

Masih kata Turidi memang secara sistem warga RW 04 tidak masuk dalam zonasi. Ini sangat disayangakan kenapa tidak sampai Kelurahan."Saya berharap sistem itu dapat dirubah dengan menghitung zonasi, misalkan saja zonasi yang dibagi menjadi empat dari RT, RW masuk zonasi 4, Kelurahan masuk ke zonasi 3, sedangkan untuk zonasi 2 dan 1 silakan mengadu Nem," jelasnya.

Menurut Turidi saat hearing minggu lalu, hal tersebut sudah diutarakan oleh DPRD Kota Tangerang. Pada saat itu Kadis menuturkan bahwa ada di SMPN 12, 9, dan 3, siswa-siswi yang diterima 100 persen warga setempat di satu Kelurahan."Ya, Nanti kita akan minta datanya, untuk dibuatkan geometriknya," tutur Turidi.

Turidi berharap Dinas pendidikan Kota Tangerang berikutnya agar dapat membuat analisa yang lebih matang terkait zonasi, misalnya dari RT dan RT, RW dan RW dan seterusnya."Karena dari 10 Kelurahan yang ada di 13 Kecamatan, kita baru memiliki sekolah 30,7%, kecuali kita sudah memiliki 100%, sistem ini dijalankan tidak masalah."tutupnya.(Jhn)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top