Ricuh Di PN Tangerang, Pemohon Surat Keterangan Tidak Pernah Dipidana Kecewa - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Ricuh Di PN Tangerang, Pemohon Surat Keterangan Tidak Pernah Dipidana Kecewa

Peristiwa
ricuh di pn tangerang pemohon surat keterangan tidak pernah dipidana kecewa
Pemohon surat keterangan tidsk pernah dipidana

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Palayanan satu pintu di Pengadilan Negeri Tangerang ternyata hanya isapan jempol.

"Ini pengadilan pelayanan seperti apa ini, sambil membanting map yang dibawanya ke meja pelayanan," ujar wanita yang memakai kerudung.

Dewi mengatakan ia memasukan berkas bulan Juni 2018 sampai bulan Juli 2018 belum juga selesai. Bahkan terlihat seorang ibu-ibu dibelakangnya juga bersuara keras,". Kalau maunya pakai duit bilang aja jangan mempermainkan orang," ujarnya.

"Saya memasukan berkas bareng sama artis, dia berkasnya udah selesai. Kenapa saya belum?. Pelayanan amburadul, SDM-nya parah," ucapnya.

Menurut Dewi ia sudah menunggu dari jam 9.00 pagi, sampai jam 14.00 siang belum juga selesai."Saya akan menunggu sampai besok kalau berkas saya tidak di selesaikan, pegawai Pengadilan ini aneh, berkas orang lain ada, sedangkan berkas saya dibilang terselip," ujarnya dengan nada kecewa.

Dewi mengira berkas yang diurus satu hari jadi karena ada informasi PN memberikan pelayanan cepat. Dewi setiyanti mengajukan persyaratan ke Pengadilan Negeri Tangerang karena KPU mensyaratkan yang akan mendaftar caleg harus memiliki surat keterangan tidak pernah sebagai terpidana.

"Saya akan mencalonkan dari partai PAN dapil Pasar Kemis, wajar kalau saya marah karena terkesan pelayanannya seperti ogah ogahan," pungkasnya.

Dari pantauan di PN, pemohon Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana membludak seperti antri,"seharusnya tidak seperti ini, yang jelas pelayanannya tidak memuaskan," ujar Bowo Kristian, SE yang menjadi caleg dari PKB kepada wartawan.

"Saya memasukan surat di PN tanggal 29 Juni 2018, baru jadi tanggal 4 juli 2018 hari ini, sangat melelahkan mas," ujar Bowo yang sudah mendapatkan surat legitimasi dari Pengadilan.

Pemohon untuk pelayanan tersebut harus punya no antrian, dari pagi sampai jam 13.30 WIB.Untuk administrasi dikenakan biaya hanya 5.000 rupiah.(Ply/Jhn)

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top