Polres Malang Lumpuhkan Human Trafficking Antar Pulau - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Polres Malang Lumpuhkan Human Trafficking Antar Pulau

Kriminal
polres malang lumpuhkan human trafficking antar pulau
Dua tersangka human trafficing

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Malang- Pergerakan memerkerjakan anak di bawah usia (Human Trafficking) saat ini semakin menjadi-jadi, terbukti, hal ini terjadi wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Setidaknya, atas kejadian tersebut Polres Malang telah berhasil melumpuhkan kegiatan tersebut.

Dikatakan Kepala Kepolisian Resort Malang, AKBP Yade Ujung Setiawan S.H S.Ik M.Si, bahwa kejadian human trafficking tersebut berada di wilayah Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Desa Srimulyo RT 11 RW 01 Kecamatan Dampit Kabupaten Malang.

"Terkait kegiatan human trafficking itu Kami berhasil menangkap dua tersangka," kata dia, Rabu (30/05/2018) sore, saat konferensi pers di Mapolres Malang.

Lebih lanjut, menurut Yade, dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah, Sumiati (40th) agama Islam, pekerjaan swasta, warga Dusun Sidomulyo RT 13 RW 02 Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Selanjutnya, atas nama Sumarmi, 43 (th) agama Islam, pekerjaan Swasta, warga Dusun Sidomulyo, Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Desa Srimulyo RT 11 RW 01 Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.
"Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka adalah, tersangka Sumiati menyuruh tersangka Sunarmi untuk mencari perempuan muda yang akan dipekerjakan sbg pelayan di Cafe di Papua," jelas Kapolres.

Dengan persetujuan tersangka Sumiati, tersangka Sunarmi menyiapkan identitas palsu, karena korban masih dibawah umur. Dan, korban diberangkatkan ke Papua lalu dipekerjakan sebagai pemandu lagu di Karaoke milik Sumuati di Papua.

"Yang jelas, dua tersangka itu, dijerat Pasal 83 JO Pasal 76f UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Th. 2002 tentang Perlindungan Anak," pungkas dia.

Seperti diketahui, Pasal 83 JO Pasal 76f UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Th. 2002 tentang Perlindungan Anak menerangkan bahwa tindak pidana setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan penculikan.

Serta penjualan dan atau perdagangan atau setiap orang melakukan pengiriman anak ke dalam atau keluar negeri dengan cara apapun yang mengakibatkan anak tersebut tereksploitasi.Putut

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top