Bantuan Alsintan Harus Dimanfaatkan Maksimal - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Bantuan Alsintan Harus Dimanfaatkan Maksimal

Peristiwa
bantuan alsintan harus dimanfaatkan maksimal
Hamdhani (kanan) bersama Yohanes Widada saat berkunjung ke Sampit minggu (14/5) lalu.

MEGAPOLITANPOS.COM, (Sampit)-- Anggota Komisi VI DPR RI Hamdhani meminta kepada petani yang ada di Kalimantan Tengah memanfaatkan bantuan alat pertanian dan mesin pertanian (alsintan) secara maksimal. Sehingga tujuan nasional mencapai kedaulatan pangan dapat tercapai.Sebagaimana diketahui, anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah itu telah menyalurkan bantuan alsintan hampir 600 unit ke para petani di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.Mulai dari pompa air, hand tractor hingga traktor besar (jenis john deer), dari mesin tanam, mesin perontok hingga mesin panen padi.

Diakuinya, bantuan alat dan mesin pertanian semacam itu tidak selalu tepat sasaran sesuai kebutuhan. Tidak selalu bisa menjawab persoalan yang dihadapi petani. Meski demikian Hamdhani berharap agar alsintan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

"Bagi yang belum bisa mengoperasikan, akan diberi pelatihan," lanjut Hamdhani di depan masyarakat petani Desa Parebok, kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Selain itu, juga bisa dipahami jika ada alsintan yang tidak dipakai maksimal karena persoalan lahan yang tidak cocok. Ada banyak laporan, alsintan tidak bisa dipakai maksimal karena medannya tidak cocok. Misalnya, karena lahan persawahan itu terdiri atas tanah gambut, maka traktor tangan atau jenis John deer akan tenggelam.

Di tempat yang sama, Ketua bidang Pertanian Kappin (Kamar Pertanian Peternakan Indonesia) Yohanes Widada menambahkan, banyak alsintan yang mengalami kerusakan. Sehingga tidak bisa dipakai lagi. "Biasanya alsintan yang rusak, hanya dibiarkan mangkrak. Tidak diperbaiki, karena tidak mampu memperbaiki," paparnya.

Widada menyarankan, perlu adanya bengkel alsintan di setiap daerah. "Kalau perlu ada petugas yang on-call, setiap saat bisa ditilpon untuk datang memperbaiki alsintan yang mengalami kerusakan di sawah."

Untuk daerah yang padat pertaniannya, maka setiap kecamatan bisa didirikan bengkel alsintan. "Daerah yang pertaniannya kurang intensif, bengkel alsintan cukup satu di ibukota kabupaten." Yang tak kalah pentingnya dengan soal bantuan alsintan ini, menurut Widada adalah perhatian pemerintah setempat.

Baik perhatian dari para penyuluh pertanian maupun Dinas Pertanian sendiri.Pemerintah hendaknya selalu mengontrol dan mengevaluasi penggunaan alsintan. Termasuk juga pemeliharaannya. "Jangan sampai anggota DPR RI seperti Hamdhani bersusah payah mencari bantuan alsintan, tetapi sesampai di tangan masyarakat bantuan tak dimanfaatkan maksimal," tegas Widada. (mp/*

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top