Isco Marbun, Terancam Hukuman Mati - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Isco Marbun, Terancam Hukuman Mati

Kriminal
isco marbun terancam hukuman mati
Isco Marbun

MEGAPOLITAN POS.COM - Kabupaten Bogor. Polisi menggelar rekonstruksi terhadap kasus pembunuhan yang terjadi tgl 25 Februari yang lalu di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri. Rekonstruksi tersebut dilakukan pada hari Sabtu (7/4/2018) dan disaksikan warga sekitar untuk melihat adegan yang akan diperagakan oleh tersangka saat menghabisi nyawa Veriona Gultom.

Saat rekonstruksi berlangsung, Isco Marbun memperagakan 21 adegan pembunuhan, serta memperagakan saat dia menyetubuhi karyawan pabrik garmen itu. Kepada penyidik tersangka mengaku menghabisi nyawa Veriona Gultom karena cemburu setelah mengetahui bahwa gadis yang berasal dari Pulau Samosir itu sedang dekat dengan pria lain. Dia semakin emosi karena Veriona Gultom tak mau lagi menjadi kekasihnya, setelah putus beberapa waktu lalu.

Pria asal Rampah, Tebing Tinggi itu masuk kedalam kontrakan Veriona Gultom pada pukul 17.00 WIB tgl 24 Februari dengan cara menyelinap. Veriona Gultom kaget bukan kepalang dan meminta Isco Marbun agar pergi dari kontrakan itu.

"Sebelumnya, Isco Marbun sempat meminta uang ke Veriona Gultom, tapi tidak diberikan, tersangka emosi, kemudian korban dibanting ke tembok,” kata Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri, Ipda Ano.

Perwira Polisi itu juga mengungkapkan, saat pelaku melihat korban sudah tidak berdaya, tersangka menyetubuhi mantan kekasihnya itu seperti kerasukan setan, dan setelah melampiaskan nafsu bejatnya itu dia mencekik korban. “Korban disetubuhi pelaku, setelah itu dicekik,” ujar Ipda Ano.

Polisi berhasil mengungkap identitas pelaku setelah mendengar keterangan dari sejumlah saksi yang melihat Isco Marbun masuk kedalam kontrakan korban. Tersangkapun ditangkap oleh sejumlah warga di Banten saat bersembunyi, kemudian diserahkan ke Polisi.

Ipda Ano mengatakan, saat ini tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. "Tersangka dijerat hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati" tandasnya.

Menurut warga sekitar, Veriona Gultom baru sebulan tinggal di kontrakan itu, dan sebelum kejadian ada saksi yang sempat mendengar suara teriakan dua kali dari kontrakan korban pada malam hari. Lalu besoknya korban ditemukan sudah meninggal.**(manalu).

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top