Orangtua Murid SMPN 2 Gunung Putri Keluhkan Adanya Pungutan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Orangtua Murid SMPN 2 Gunung Putri Keluhkan Adanya Pungutan

Pendidikan
orangtua murid smpn 2 gunung putri keluhkan adanya pungutan
Ilustrasi

MEGAPOLITANPOS.COM - Kabupaten Bogor. Sejumlah Orangtua murid SMPN 2 Gunung Putri Kab. Bogor mengeluhkan besarnya pungutan yang diwajibkan pihak sekolah terhadap muridnya, tidak tanggung - tanggung Rp. 500.000,00.- (lima ratus ribu rupiah) diminta harus dilunasi sebelum Ujian kenaikan kelas.

"Kami disuruh melunasinya sebelum ujian penaikan kelas, padahal notulen rapat dan kwitansinya tidak pernah diperlihatkan dan bila tidak melunasinya diancam tidak menerima Rapor" kata salah seorang Orangtua murid yang namanya tidak bersedia disebut.

Menanggapi keluhan Orangtua murid tersebut pihak SMPN 2 Gunung Putri melalui Lili Suheri mengungkapkan, kejadian ini sudah lama sebab kejadianya november tahun 2017 dan sudah pernah ditanya sama Wartawan tidak ada masalah sebab kami tidak pernah memaksa, buktinya ada yang tidak bayar.

"Kejadianya sudah lama dan itu sifatnya sumbangan, kalau ada Orangtua murid yang keberatan suru aja kemari karena Ketua Komite tiap hari ada, itukan digunakan untuk membeli Komputer, Tower Wifi, membangun jalan, Musholla dan lapangan Olagraga." ujar Suheri kepada Megapolitanpos.com di SMPN 2 Gunung Putri pada Senin 19/3/2018.

Dianya juga menuturkan, sebelumnya pihak Komite Sekolah terlebihdulu membuat pertemuan sebanyak tiga kali walaupun tidak dihadiri seluruh Orangtua murid namun secara forum pertemuan itu dianggap sah karena dihadiri 60 % Orangtua murid.

"Pertemuan pertama dihadiri Kepala Dinas sehingga Kepala Dinas mengetahui sumbangan itu, dan untuk lebih jelasnya silahkan hubungin Ketua Komite ibu Yanti" tutur Suheri.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, A.Lutfi Syam, M.Si ketika dimintai tanggapan atas pernyataan pihak SMPN 2 Gunung Putri sekilas meenyebut soal Permendikbud,"mohon pelajari Permendikbud no 75 thn 2016." Tandas Lutfi melalui Pesan WhatsApp.

Sementara Ketua Komite SMPN 2 Gunung Putri, Yanti menyampaikan alasan soal pungutan tersebut,"begini pak, uang sumbangan 500 ribu itu untuk pembiayaan Komputer yang masih tertanggung utang 225 juta. Bapak nanya ini atas nama Orangtua, Wali murid atau siapa ?. Lagian kan udah disepakati bersama antara Wali murid yang hadir waktu itu." Kata Ketua Komite SMPN 2 Gunung Putri kepada Megapolitanpos.com melalui pesan WhatsApp.

Ditempat terpisah Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik (LPKP), Rahmatullah, mengatakan menurutnya pungutan yang dikeluhkan Orangtua murid itu masuk kategori pungli. Hal ini jelas merugikan Wali murid, apalagi nilainya cukup besar.

"Alasan pungutan ini tidak jelas. Penjelasan antara Pihak Sekolah dengan Ketua Komite mana yang benar.
Jadi hal ini tidak boleh di biarkan begitu saja. Harus ada tindakan yang tegas kepada Oknum yang ada di lingkaran sekolahan tersebut." Kata mantan Ketua Forum Mahasiswa Bogor (FMB) itu kepada Megapolitanpos.com di Cibinong pada Senin 19/3/2017.Lu

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top