Tidak Mengikuti SOP, Kecamatan Periuk Ditegor Satpol PP Kota Tangerang - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Tidak Mengikuti SOP, Kecamatan Periuk Ditegor Satpol PP Kota Tangerang

Kota Tangerang
tidak mengikuti sop kecamatan periuk ditegor satpol pp kota tangerang
Tempat Refleksi yang disegel

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Akibat penyegelan yang dilakukan oleh Satuan Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Kecamatan Periuk, Kota Tangerang terhadap tempat usaha pijat Refleksi Gemilang di Komplek Ruko Grand Duta, RW 14 Kelurahan Gebang Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Selasa lalu (13/02), menjadi permasalahan sendiri.

Masalah segel tersebut berbuntut panjang lantaran penutupan yang dilakukan oleh pihak Kecamatan Periuk, ternyata papan segel yang digunakan oleh Satuan Tramtib Kecamatan Periuk, tidak mengikuti Standard Operating Procedures (SOP) alias ilegal. Karena dalam melakukan penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2005 Tentang Larangan Usaha Prostitusi. Yang berhak menindak penutupan atau penyegelan seharusnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang.

Mumung Nurwana, Kasatpol PP Kota Tangerang, menjelaskan, dirinya sangat kaget dengan apa yang dilakukan oleh Tramtib Kecamatan Periuk dalam melakukan penyegelan dan penutupan usaha tersebut, "saya sudah telepon pak camat Periuk (Sumardi, red) dan meminta untuk dibuka kembali segel tersebut, seharusnya pihak kecamatan Periuk melakukan koordinasi dengan kita, jangan main segel sendiri jadi biar jelas SOP nya," Jelas Mumung Via Telepon Seluler, Rabu (14/02/2018).

Lebih lanjut lagi, Kasatpol PP menuturkan, walaupun ada Pegawai Penyidik Negeri Sipil (PPNS) di Kecamatan Periuk itu tidak dibenarkan, karena wewenangnya berbeda harus melalui mekanisme aturan sesuai prosedural,"Tramtib hanya sebatas melaporkan keadaan situasi di wilayah dan apabila ingin penyegelan harus membuat surat permohonan penyegelan kepada kita," sambung Kasatpol PP.

Sementara itu, Sumardi Camat Periuk mengatakan, Bahwa apa yang dilakukan pihaknya sudah benar, hanya saja pihaknya tidak melakukan informasi dan tembusan kepada Satpol PP Kota Tangerang,"ini dilakukan karena Tramtib juga bagian dari Satpol PP, hanya saja tramtib dibawah naungan saya," kata Sumardi.

Ketika ditanyakan terkait masalah Papan Segel mengatasnamakan Tramtib Kecamatan Periuk, Sumardi membenarkan, bahwa papan nama tersebut dirinya yang membuat dengan dana sendiri, hanya saja ia tidak melaporkan ke Satpol PP Kota Tangerang.

Ia pun mengatakan dirinya sudah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk langkah selanjutnya,"akan tetapi Kasatpol PP meminta kita untuk membuka segel kembali, serta membuat surat permohonan penyegelan terhadap usaha Refleksi Gemilang itu," pungkasnya (AR)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top