Polister Lumbanbatu Siap Datang Jika Dipanggil Polisi, Disangka Melakukan Penganiayaan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Polister Lumbanbatu Siap Datang Jika Dipanggil Polisi, Disangka Melakukan Penganiayaan

Hukum
polister lumbanbatu siap datang jika dipanggil polisi disangka melakukan penganiayaan
Kwitansi dari GSG Istana Kana

MEGAPOLITANPOS.COM - Karawang. Polister Lumbanbatu siap memenuhi panggilan kepolisian terkait laporan dari Iva Octa RM. Lumbanbatu dilaporkan oleh karyawan Gedung Serba Guna (GSG) Istana Kana Cikampek karena diduga telah menganiaya pada Sabtu (2/12/2017) di GSG Istana Kana Cikampek.

"Iya, siap nanti kalau memang dipanggil. Saya akan datang memenuhi panggilan dari Polres Karawang agar prosesnya cepat selesai," ucap Lumbanbatu yang tinggal di Jalan MO Sudiaman, Jatirasa Barat, Kelurahan Karang Pawitan, Kecamatan Karawang Barat, saat dikonfirmasi megapolitanpos.com, Selasa sore, 30 Januari 2018.

Lagipula, kata Lumbanbatu, laporan saudari Octa itu pasti terhadap dirinya, sebab yang mengadakan pesta di GSG Istana Kana Cikampek pada saat itu adalah ia. Disebut saja Lumbanbatu pasti pikiran orang sudah mengarah ke dia.

"Kan saya sudah dilaporkan. Saya jadi malu, saat ini saya menunggu panggilan dari Polres, silahkan sampaikan ke Polres Karawang agar saya secepatnya dipanggil, baru saya lapor balik" sambung pria yang berusia 63 tahun dan mempunyai satu orang cucu.

Dia menilai, apa yang dilaporkan oleh Octa adalah fitnah. "Saya tidak menyentuh si Octa, namun dia didorong Amangboru saya yang Polisi, itupun karena si Octa tidak punya tatakrama sama orang tua. Ini mau mempermalukan saja," Lumbanbatu menandaskan.

Ia menambahkan, pesta kan selesai jam 21 : 00 WIB, Octa memaksa saya untuk membayar uang cas gedung untuk biaya penambahan waktu tiga juta rupiah, uang cas Catering Nasional tigaratus ribu rupiah dan uang cas musik sebesar tigaratus ribu rupiah.

"Saya sudah sampaikan bahwa saya akan bayar besok dan nanti saya coba menghubungi pak Hutabarat, namun si Octa malah mengeluarkan kata - kata yang tidak pantas menurut saya. Saya kecewa pada saat itu terhadap pelayanan GSG Istana Kana Cikampek. Kwitansi pembayaran sewa gedung juga bagaikan Kwitansi di pasar, dan kita disuruh ngurus ijin keramaian dua ratus lima puluh ribu rupiah yang seharusnya menjadi tanggung jawab gedung, bisa saja nanti akan saya sampaikan sama pemilik gedung" ucap pria kelahiran Dolok Sanggul, Humbahas.

Polister Lumbanbatu dilaporkan ke Polres Karawang atas tudingan dugaan penganiayaan. Laporan tersebut dilayangkan pada Minggu (3/12/2017).

Selain Lumbanbatu, seorang Oknum anggota Polisi juga ikut dilaporkan. Keduanya dianggap melanggar Pasal 170 KUHP yang berbunyi :

(1) Barang siapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.**(manalu).

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top