2018 Kemenkop UKM Fokus Pada Peningkatan Kapasitas Pengawas Koperasi - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

2018 Kemenkop UKM Fokus Pada Peningkatan Kapasitas Pengawas Koperasi

Peluang Usaha
2018 kemenkop ukm fokus pada peningkatan kapasitas pengawas koperasi

Jakarta, MEGAPOLITANPOS.COM - Tahun 2017 merupakan tahun kedua keberadaan Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM),

Sementara untuk kegiatan Deputi Bidang Pengawasan pada Tahun 2018 masih melaksanakan kegiatan/program yang sama, selain kegiatan utama pengawasan koperasi berupa pemeriksaan Kelembagaan dan Usaha Koperasi dan penilaian kesehatan USP, serta tetap fokus pada peningkatan kapasitas pengawas koperasi. penyederhanaan peraturan, sosialisasi, dan kerjasama dengan lembaga terkait.

Hal tersebut dikemukakan Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Suparno di Jakarta, Jum’at(26/1/2018).

Suparno menjelaskan, untuk memantapkan pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan koperasi baik di pusat dan daerah. Deputi Bidang Pengawasan telah melaksanakan berbagai kegiatan.

Pertama pemeriksaan koperasi yang terdiri dari 1) Advokasi Kepatuhan pada 2) Pemeriksaan Kelembagaan Keperasi 3) Pemeriksaan USP pada 100 KSP/KSPPS dan USP/“USPPS dan 4)Pengawasan koperasi yang dilakukan oleh Satgas Pengawas Koperasi. Yang kedua Penilaian Kesehatan KSPIKSPPS dan USPIUSPPS pada 100 koperasi.

“ Dari penilaian kesehatan yang dilaksanakan ada beberapa koperasi yang dinyatakan sehat. lebih dan 50% Cukup sehat, dan ada koperasi yang masih dalam pengawasan, “ kata Suparno.

Selanjutnya Deputi Bidang Pengawasan telah memberikan beberapa sanksi administratif berupa sanksi administratif teguran tertulis l. sanksr administratif teguran tertulis ll. sanksi rehabilitasi dan ada koperasi yang mendapat pembekuan sementara izin usaha simpan pinjam dan mengusulkan pencabuatn izin usaha simpan piniam yaitu Koperasi Pandawa Mandiri Grup, Kota Depok, Jawa Barat.

“ fungsi pengawasan koperasi sebenarnya ada pada badan koperasi tersebut dan supaya mereka berfungsi dibidang pengawasan berfungsi mengawal sesuai ketentuan, kita ingin menjaga marwah Koperasi dan ingin mencetak koperasi yang benar-benar aktif dan sehat, ”jelas Suparno.

Selain melakukan pengawasan, Deputi Bidang Pengawasan juga melaksanakan Kegiatan Sosialisasi/Bimtek terkait Peraturan Bidang Pengawasan yang dilaksanakan di 19 Provinsi seperti : Aceh, Sumut, Kep, Riau. Jabar, Banten, Bali, Sulsel, Sumsel, Lampung, Babel, DIY. Jateng, Jatim. Sumbar. Riau, DKI Jakarta, Kalbar, Kaltim, dan Sulbar, sebagai upaya untuk memenuhi persyaratan Pasal 13 Permenkop dan UKM 17 Tahun 2015 tentang Pengawasan Koperasi, bahwa kualifikasi Pejabat Pengawas Koperasi pernah mengikuti diklat pengawasan koperasi yang dibuktikan dengan sertifikat. ***Ach.Sholeh Alex.

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top