Kolaborasi Hanura-PDIP Ramaikan Pilkada Kota Malang, Ketua DPD Partai Nasdem Tidak Hadir - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Kolaborasi Hanura-PDIP Ramaikan Pilkada Kota Malang, Ketua DPD Partai Nasdem Tidak Hadir

Politik
kolaborasi hanura-pdip ramaikan pilkada kota malang ketua dpd partai nasdem tidak hadir
Paslon Walikota Kota Malang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Malsng-Dibalut pakaian putih dan bawahan batik dengan jilbab yang anggun, ribuan masa yang diiringi kesenian tradisional reog Ponorogo Ketua DPC Hanura Kota Malang, Jawa Timur, Yaqud Ananda Gudban yang berpasangan dengan Ahmad Wanedi yang mengenakan pakaian merah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), mendatangi KPU Kota Malang.

Dalam hal ini, pasangan ini bertujuan untuk mendaftarkan diri sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Malang, Rabu (10/01/2018) pukul 13.00 WIB, untuk Pilkada 27 Juni 2018 mendatang. Sedangkan partai pengusung yang ikut serta tersebut adalah PDIP, PAN, PPP, Hanura, dan Nasdem.

Dikatakan Yaqud, tujuan dirinya mendaftarkan diri sebagai pemimpin Kota Malang nantinya, karena selama ini banyak laporan dari masyarakat soal masalah-masalah sosial yang sudah seharusnya diselesaikan.
"Selama ini, sebenarnya banyak keluhan dari masyarakat yang masuk selama ini, yaitu soal kemacetan dan terutama juga masalah banjir. Untuk itu, Kita punya tim yang nantinya bertugas untuk menyelesaikannya," kata dia, Rabu (10/01/2017), usai pendaftaran di ruang KPU Kota Malang.

Disinggung soal salah satu parpol pengusung yang tidak hadir, menurut Yaqud, sebenarnya ini merupakan kesalahan pemahaman mengapa Nasdem tidak hadir saat pendaftaran di KPU. Sementara, sebelumnya saat deklarasi semua partai pendukung Partai Nasdem hadir mengikutinya.

"Ini murni kesalahan pemahaman, dikiranya Pak Fadli (Ketua DPD Nasdem Kota Malang) setelah menandatangani deklarasi semua sudah selesai dan tidak dibutuhkan di KPU, sehingga langsung berangkat ke Jakarta," ujar dia.

Mengapa hal ini sangat disayangkan, karena salah satu syarat pencalonan pasangan sebagai wali kota dan wakil wali kota, KPU mengeluarkan peraturan bahwa semua ketua dan sekretaris partai yang mengusung dan mengusulkan wajib hadir. "Saya berharap, Partai Nasdem menjadi partai pengusung," tandas Yaqud.

Secara terpisah, Ketua KPU Kota Malang, Zainudin, menjelaskan, dari hasil pemerikasaan partai pengusung, ada kejanggalan di berkas Partai Nasdem sebagai partai pengusung. Yang mana, tidak hadirnya Ketua DPD Nasdem Kota Malang, M. Fadli, namun anehnya sudah tertera tandatangannya di berkas tersebut.

"Yang jelas, disini kalau ada keterangan resmi. Misalkan, kalau sakit ada surat keterangan dari dokter, dan kalau berangkat umroh berarti juga ada surat keterangan dari kementerian agama," pungkas dia.Putut


Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top