PWI Majalengka Angkat Bicara Terkait Tertangkapnya Tiga Oknum Wartawan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

PWI Majalengka Angkat Bicara Terkait Tertangkapnya Tiga Oknum Wartawan

Hukum
pwi majalengka angkat bicara terkait tertangkapnya tiga oknum wartawan
Tiga oknum wartawan ditangkap

MEGAPOLITANPOS.COM - Kabupaten Majalengka, Kepolisian Polres Majalengka tangkap oknum wartawan, SF (36), YY (42), dan AR (38). Ketiga orang tersebut dua pria dan satu wanita dan mereka adalah warga yang beralamat di sekitar Kabupaten Majalengka. Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) tangkap ditempat karena diduga memeras kepala desa yang berada di Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad mengungkapkan, pemerasan oknum wartawan tersebut terjadi pada Kamis 4 Januari 2018 dilingkungan Kantor Kecamatan Sindang. Ketiganya kala itu meminta sejumlah uang kepada korban dengan dalih ada permasalahan dan mengancam apabila tidak terpenuhi akan dimuat dimedianya.

Lantaran khawatir dan takut proyek yang sedang dikerjakan diganggu pelaku. Korban kemudian bersedia memberikan uang sebesar Rp.7 juta kepada pelaku. Namun, pelaku malah kembali meminta sejumlah uang kepada korban.

"Kemudian pelaku meminta nilai uang Rp.10 juta karena nilai tersebut dirasa terlalu berat hingga turun sebesar Rp.7 juta. Karena khawatir dan takut jika akan dibuka persoalannya yang dikerjakan korban diganggu oleh pelaku kemudian korban dan pelaku bertemu untuk penyerahan uang," paparnya, Senin, (8/1/2018).

Setelah itu, pihaknya langsung menyergap pelaku dan mengamankan pelaku bersama barang buktinya untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum selanjutnya. "Barang bukti yang kami amankan berupa uang tunai sebesar Rp.7 juta, dua unit handphone, Id Card dan dua bandel koran," pungkasnya.

Akibat perbuatan pelaku yang melanggar Pasal 368 KUHP, tambahnya, pelaku terancam hukuman penjara paling lama 9 tahun. Kepada masyarakat, pihaknya mengimbau, apa pun profesinya untuk tidak melakukan pungli, baik di lingkungan pemerintahan maupun lembaga lainnya.

Menanggapi penangkapan oknum wartawan oleh Polres Majalengka mendapatkan apresiasi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Majalengka.

Ketua PWI Kabupaten Majalengka Jejep Falahul Alam mendukung ketegasan pihak kepolisian terhadap tiga oknum pelaku kriminal yang mengatasnaman sebagai wartawan. Ketiganya ditangkap jajaran Kepolisian Resort (Polres) Majalengka terkait kasus dugaan pemerasan terhadap salah satu kepala desa di Kabupaten Majalengka.

Dikatakan Jejep, jangankan tiga oknum wartawan 'abal-abal' itu, anggota PWI sekalipun jika tersangkut kasus kriminal wajib diproses pihak kepolisian. Tapi kalau terkait karya jurnalistik harus terlebih dahulu diproses oleh Dewan Pers.

"Sudah barang tentu penangkapan oknum wartawan di wilayah hukum Majalengka merusak citra wartawan profesional. Saya juga mengimbau agar kejadian semacam ini dapat diambil hikmahnya, dan kasus ini tidak terulang kembali di kemudian hari," ujar alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini.

Dia menambahkan, perilaku oknum wartawan yang sengaja menakut-nakuti para kepala sekolah, guru, kepala desa, maupun para pejabat lainnya merupakan masalah klasik yang sudah lama terjadi. Bahkan kasus seperti ini hampir terjadi di seluruh pelosok negeri.

"Namun masyarakat diimbau tidak takut menghadapi wartawan jika memang tidak melakukan kesalahan, apalagi sampai menghindar atau lari dari wartawan.
Tugas wartawan adalah mencari, mengumpulkan, mengolah atau menulis berita dan bukan memeras atau mengintimidasi. Hal itu sesuai Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999 maupun yang tercantum di dalam kode etik Jurnalistik."kata, Jejep Ketua PWI Majalengka saat di sekretariat.

Ketua PWI menyampaikan, jika ada oknum wartawan tetap melakukan pemerasan itu sudah melakukan tindakan kriminal dan terancam pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun dan Pasal 282 tentang perbuatan tidak menyenangkan.

"Tugas wartawan itu mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan meyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, dan gambar,"ujarnya. ** (Sigit).

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top