Diduga Camat Kemiri Turut Jual Aset Negara - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Diduga Camat Kemiri Turut Jual Aset Negara

Kab Tangerang
diduga camat kemiri turut jual aset negara
Peta wilayah

MEGAPOLITANPOS, Tangerang — Miris melihat Kasus penjualan Situ Sitengin di Rt.19, Rw. 05, Desa Kelebet Kecamatan Kemeri, Kabupaten Tangerang, yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desa setempat. Kasus ini semakin luas dan diketahui publik masyarakat, sehingga berbutut keranah hukum.

Camat Kemiri, Madisa pun disebut-sebut ikut terjerat dalam kasus penjualan aset negara seluas 2,5 hektar, lantaran mengeluarkan izin untuk PT Klebet Jaya Farm, perusahaan peternakan yang menempati aset tersebut.

Dari sumber yang tidak mau di sebutkan namanya kepada Megapolitanpos.com menyebutkan, Madisa diduga kuat telah melanggar produk hukum, yakni dengan menerbitkan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) untuk PT Klebet Jaya Farm yang menempati lahan milik negara tersebut.

“Kasus penjualan Situ Sitengin ini tak hanya melibatkan kepala desa sekarang dan camat lama yang sudah meninggal. Tapi camat yang sekarang ini (Madisa,red), juga tidak luput dari kasus tersebut,” ujar sumber yang meminta namanya dirahasiakan, Kamis (21/12/17).

Menurut sumber, Madisa diduga kuat menyalahgunakan jabatannya demi keuntungan pribadi atas izin yang dikeluarkan kepada perusahaan peternakan.

“Dia (Madisa,red) sudah tahu kalau itu aset negara tapi kok tetap teken izinnya. Seorang camat itu setidaknya sangat mengerti produk hukum, akan tetapi malah melanggar hukum. Artinya di sini jelas ada penyalahgunaan wewenang jabatan untuk keuntungan pribadi,” imbuh sumber tersebut.

Sayangnya Camat Kemiri Madisa hingga saat ini enggan memberikan klarifikasi terkait kasus yang menjeratnya. Saat disambangi ke kantornya, ia sedang tidak berada di tempat. Saat tim Media mencoba menelepon Camat Kemiri yang diduga di jawab via telopon seluler adalah istri dari Camat Kemiri Madisa, "Bapak sedang sibuk dan tidak bisa di nganggu,"

Lain halnya dengan salah satu staf Kecamatan Kerimi mengatakan “Pak Camat nggak ada. Beliau lagi dinas luar,” ujar salah satu staf di kantor Kecamatan Kemiri, beberapa waktu lalu.

Tim Media pun mencoba lagi untuk menghubungi Madisa melalui sambungan telepon. Namun saat dihubungi yang bersangkutan tidak merespons. Tak hanya itu, tim mencoba kembali mengkonfirmasi Madisa via pesan singkat namun tak mendapat tanggapan.

Untuk diketahui, kasus penjualan Situ Sitengin yang melibatkan oknum kepala desa saat ini tengah ditangani Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Banten.

Kanit II Tipikor Direskrimsus Polda Banten Kompol Djafar Hamzah kepada media sebelumnya mengatakan, pihaknya telah menerima laporan pengaduan warga Kemiri atas dugaan penjualan lahan Situ Sitengin yang merupakan aset negara.

Diketahui, Situ Sitengin sebelumnya memiliki luas mencapai ribuan hektare ini kondisinya kini sudah menjadi dangkal. Dari total luas situ tersebut, 2,5 hektar di antaranya berubah fungsi menjadi peternakan ayam milik PT Klebet Jaya Farm. (AR)

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top