LSM Garuda RI Minta Polres Karawang Tangkap Pelaku Penganiayaan GSIK - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

LSM Garuda RI Minta Polres Karawang Tangkap Pelaku Penganiayaan GSIK

Berita Daerah
lsm garuda ri minta polres karawang tangkap pelaku penganiayaan gsik
Korban penganianyaan di duga anggota polisi

MEGAPOLITANPOS.COM, Karawang - Ketua Umum LSM Garuda RI, Juspen Manalu prihatin dengan kasus dugaan penganiayaan di lingkungan Gedung Serbaguna Istana Kana (GSIK) Karawang. Ia meminta polisi segera menangkap pelakunya.

"Saya meminta pihak kepolisian agar secepatnya bisa menangkap pelaku yang diduga telah menganiaya Iva Octa Rimbun Manalu (35) di Gedung Serbaguna Istana Kana pada Sabtu (2 Desember) malam lalu," katanya kepada Megapolitanpos.com, Sabtu (16/12/2017).

Menurutnya, penganiayan tersebut terbilang keji karena diduga dilakukan dua orang laki - laki terhadap seorang perempuan yang tidak berdaya. Sehingga adanya kasus penganiayaan tersebut tak bisa dibiarkan.

"Penganiayan seperti itu terbilang keji sebab salah satu dari pelaku diduga adalah Oknum Polisi, sehingga kasus seperti itu tidak bisa dibiarkan," ujar Juspen.

Sementara korban, Iva Octa Rimbun Manalu ketika dihubungi di rumahnya, Desa Dawuan Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengaku masih trauma atas kejadian itu. "Saya takut bang bila mengingat kejadian itu, saya takut ditembak, sebab salah satu dari Pelaku setau saya adalah Anggota Polisi," katanya.

Dia juga menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya pada saat penganiayaan, "pada saat itu pelaku Lumban Batu DKK menyewa Gedung Serbaguna Istana Kana (2-12-2017) guna keperluan Pesta keluarganya dari pukul 12-00 WIB sampai 18-00 WIB, namun acara pesta tersebut baru selesai pada pukul 21-00 WIB sehingga sesuai aturan yang sudah disepakati sebelumnya pelaku harus membayar kelebihan waktu. Saya selaku karyawan Gedung Istana Kana menagih kelebihan waktu tersebut, para pelaku langsung marah dan menampar saya beberapa kali sehingga bibir saya memar, dan anting sayapun sampai jatuh" tuturnya sambil menangis.

Korban menambahkan, setelah kejadian pihaknya sudah melaporkannya ke Polres Karawang agar pelaku diproses hukum, "saya dianiaya dihadapan orang banyak, setelah itu saya melaporkannya ke Polres Karawang pada Minggu (3/12) dengan No. LP/3006/XII/2017/JABAR/RES KRW, dan di Visum EtRevertum di RSUD Karawang. Saya berharap para pelaku ditangkap, kalau pelaku tidak ditangkap saya bersama keluarga besar Rumahole akan melaporkan kejadian tersebut ke Bapak Kapolri Tito Karnavian" kata Iva Octa Rimbun Manalu di Karawang.

Hasil pengamatan Wartawan bahwa kasus tersebut belum ada kemajuan berarti, pasalnya tanggal 3 Des 2017 korban sudah melapor ke Polres Karawang namun sesuai Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan yang diterima korban dari Polres Karawang pada tanggal 12 Des 2017 dan tembusanya hanya ke Pengawas Penyidik belum mempunyai Sprindik.(manalu).

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top