Kembali, Kecamatan Larangan Menyalurkan BPNT Dari Kemensos RI - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Kembali, Kecamatan Larangan Menyalurkan BPNT Dari Kemensos RI

Kota Tangerang
kembali kecamatan larangan menyalurkan bpnt dari kemensos ri
Penyaluran BPNT

MEGAPOLITANPOS, Kota Tangerang - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Pemerintah Kota Tangerang, kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) disetiap wilayah Kecamatan se-Kota Tangerang.

Hal itu terlihat di wilayah Kelurahan se-Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, yang kini penyalurannya telah samapi keselurunya terlaksana ditiap Kelurahan masing-masing. Seperti contohnya Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai, yang dilaksanakan di Kelurahan Kreo dan Kreo Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

"Soal penyaluran ditiap Kelurahan telah kita lakukan, kini tinggal tahapan-tahapan penyalurannya yang sedang kita lalukan," terang petugas Tenaga Kesejatraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Larangan, Sutikno Selamet, Selasa (7/11/2017).

Adapun, penyaluran BPNT yang kini sedang berlangsung, kata dia, merupakan penyaluran BPNT tahap kelima yang pada saat itu disalurkan, di Kelurahan Kreo dan Kelurahan Kreo Selatan.

"Di Kelurahan Kreo 135 KPM dan Kreo Selatan 180 KPM, untuk saar ini penyalurannya berjalan dengan lancar," ujar pria yang akrab disapa Pade Tikno.

Ia pun mengukapkan, Karena dasar awal dari peluncuran itu, mengunakan data PPLS 2011, kemudian ada penyempurnaan data dengan mengunakan data 2015, namun pada dasarnya tetap kurang singkron, antara data awal dengan data akhir sewaktu penyaluran, terangnya.

"Saldo kosong itu tidak seluruhnya, tetapi hanya sebagian saja, maka bagi yang saldonya kosong kita arahkan dan diberikan penjelasan untuk bersabar, nah dari data-data yang kosong itu kita kembalikan dan kita pertanyakan kepada BNI 46 lalu dilanjutkan ke Kemensos Pusat," katanya.

Guna menagulangi hal itu, dia menambahkan, pihaknya melakukan pendataan dan melakukan pengecekan di Rt, Rw berdasarkan domisilinya, kemudian didata ulang.

"Dari Rt dan Rw, data itu kita bawa ke Kelurahan, lalu Kecamatan dan kemudian kita dorang ke Dinas Soial Kota Tangerang, agar bisa disampaikan ke Dinas Sosial Provinsi ataupun ke Kementrian, sedangkan kita disini hanya menyampaikan, sedangkan semua itu kebijakan pusat, maka hasilnya seperti apa tetap kita tunggu," pungkasnya. (Agus Romdoni).

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top