Menkop UKM Dorong Pelaku UMKM Pasarkan Produknya Melalui Online - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Menkop UKM Dorong Pelaku UMKM Pasarkan Produknya Melalui Online

Peluang Usaha
menkop ukm dorong pelaku umkm pasarkan produknya melalui online
Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP-KUMKM) Emilia Suhaemi pada acara Pelatihan Pemasaran Digital IWAPI Dengan Facebook di Gedung SMESCO RumahKU Jakarta(29/08/2017).

MEGAPOLITANPOS.COM,Jakarta - digital economy merupakan keniscayaan dalam dunia bisnis saat ini. Data yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada tahun 2016 menyebutkan bahwa terdapat lebih dari 132,7 juta pengguna internet di Indonesia. Hal ini tentunya merupakan peluang bagi para pelaku bisnis, khususnya para UMKM untuk memasarkan produknya melalui dunia maya.

Demikian dikatakan Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga dalam sambutannya yang dibacakan Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP-KUMKM) Emilia Suhaimi pada acara Pelatihan Pemasaran Digital IWAPI Dengan Facebook di Gedung SMESCO RumahKU Jakarta(29/08/2017).

Hadir pada acara tersebut Dirut LLP-KUMKM Emilia Suhaimi, Duta Koperasi Indonesia Dewi Motik Pramono, Ketua Umum DPP IWAPI Nita Yudi, Ketua Komite Tetap IT, Ibu Moza Pramita, Head of Economic Growth Initiatives to Facebook, Clair Deevy; dan para pengurus serta pelaku UKM IWAPI.

“ Saya berharap acara pelatihan bagi para pelaku UKM IWAPI yang bekerjasama dengan Facebook ini dapat mendorong tumbuhnya para pelaku KUKM digital di tanah air, sehingga target Bapak Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai “Digital Energy of Asia” pada tahun 2020, dimana jumlah UMKM yang sudah go online sebanyak 8 (delapan) juta unit, dapat tercapai,” kata Puspayoga.

Menkop menambahkan berdasarkan data McKinsey Global Institute, potensi online shopping di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan selama 3 (tiga) tahun terakhir. Pada tahun 2013, nilai transaksi belanja online sebesar Rp. 104 Triliun, kemudian pada tahun 2016 meningkat menjadi Rp. 325 Triliun.

“ Namun berdasarkan data, baru 5 % UMKM yang sudah mampu bertransaksi secara online, hal ini menunjukkan bahwa masih besar pangsa pasar online yang belum dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, “ kata Menkop.

Selanjutnya Menkop berharap, jika pelaku UMKM dapat memanfaatkan media digital dalam bisnisnya, maka dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 2 (dua) persen.

“ Sebagaimana kita ketahui, pada akhir tahun 2016, Badan Pusat Statitik telah mempublikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02 %, sehingga apabila UMKM dapat berdigital, dapat secara signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Nasional, “ Imbuhnya.

Melihat potensi ekonomi digital tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM terus mendukung pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung bisnis pelaku Koperasi dan UMKM.

Beberapa program dan kebijakan dalam mengembangkan Koperasi dan UMKM menuju digital economy antara lain : Pendaftaran Badan Hukum Koperasi Online, Pelatihan SDM KUKM dan Mahasiswa (Vocational Training) sebagai Techno-preneur , Pengembangan PLUT melalui Kampung UKM Digital, Pemanfaatan Financial Technology untuk para start-up business; dan Pendaftaran UMKM sebagai merchant di market place SMESCO.

“ Hasil dari kegiatan ini adalah bagaimana cara melakukan sosialisasi program ini kepada para pengrajin KUKM agar mereka mau berperan serta didalamnya sehingga produk mereka lebih dikenal dan dibeli, sehingga kita semua dapat mencintai, membeli dan menggunakan produk buatan anak bangsa sendiri. “imbuh Menkop.

PERAN SERTA IWAPI

Sebagai organisasi yang sudah berdiri sejak 42 tahun yang lalu (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) tidak berhenti melakukan inovasi dalam mengedukasi anggotanya yang berada di 32 provinsi di seluruh Indonesia.

Ketua Umum IWAPI , Nita Yudi pada acara yang sama mengatakan Pelatihan atau digital marketing training ini merupakan lanjutan kerjasama IWAPI dengan facebook yang memiliki kampanye #sheMeansBusiness.

Peran nyata IWAPI dalam perwujudan pemerataan ekonomi digital sesuai dengan himbauan Presiden RI Joko Widodo yang dicanangkan sejak 31 Maret 2017 untuk mengejar target ekonomi digital Indonesia menjadi yang terbesar di Asia pada tahun 2020.

"Sebarkan virus-virus kewirausahaan pada perempuan indonesia agar mandiri secara ekonomi. Selama kita bisa kreatif, jangan takut hadapi perdagangan bebas,” Kata Nita.***(Achmad Sholeh)

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top